Fahri Hamzah: Ibu Kota Lebih Baik Dipindah ke Teluk Jakarta

Jumat, 16 Agustus 2019 – 18:20 WIB
Fahri Hamzah. Foto: Instagram fahrihamzah

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah berharap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) memahami sejarah panjang Provinsi Jakarta sebagai ibu kota negara. Dari situ, pemerintah bisa mengkaji ulang pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Pulau Kalimantan.

"Jakarta itu dibuat oleh Bung Karno dan didesain sebagi ibu kota. Jadi sebetulnya sulit meninggalkan Jakarta sebagai ibu kota, terlalu bersejarah," kata Fahri ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).

BACA JUGA: Sidang Tahunan MPR: Pidato Jokowi Penting Buat Perangkat Desa

Fahri lantas mengusulkan ibu kota tidak perlu dipindah ke pulau besar seperti Kalimantan. Pria Nusa Tenggara Barat (NTB) itu berharap ibu kota dipindah ke Teluk Jakarta.

"Sekarang lebih baik dipindahkan ke Teluk Jakarta, agar supaya kotanya itu merepresentasikan tradisi maritim. Karena itulah Jakarta ini, Sunda Kelapa dan sebagainya itu sebenarnya melambangkan tradisi maritim," ucap dia.

BACA JUGA: Doa Senator di Depan Jokowi: Ibu Kota Pindah ke Kaltim

BACA JUGA: Fahri Hamzah Respons Sindiran Presiden Jokowi

Sebelumnya Presiden Jokowi meminta izin memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Pulau Kalimantan. Permintaan izin itu disampaikan Jokowi saat berpidato tanpa teks, dalam Sidang Tahunan DPR dan DPD, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).

BACA JUGA: Jokowi Pengin Indonesia Bangun Mobil Listrik Sendiri

Setelah berpidato panjang lebar, Jokowi pada akhirnya mengeluarkan pernyataan untuk memindahkan ibu kota negara.

“Dengan memohon rida Allah SWT, saya meminta izin dan dukungan bapak, ibu, dan angota dewan, sesepuh dan tokoh bangsa, dengan ini saya mohon izin untuk memindahkan ibu kota negara kita ke Pulau Kalimantan,” kata Jokowi, disambut tepuk tangan ratusan anggota MPR, DPR dan DPD serta para pejabat dan tamu undangan yang hadir. (mg10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tahun 2020 ASN Masih Dapat Gaji ke-13 dan THR Enggak?


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler