Fahri Hamzah Sebut DPR Belum Bisa Kerja

Rabu, 22 Oktober 2014 – 13:37 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan DPR RI hingga hari ini belum efektif melakukan kerja kedewanan karena komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) belum final. Bahkan, masing-masing komisi dan AKD juga belum memiliki tenaga ahli (TA).

Hal ini terjadi akibat belum semua fraksi menyerahkan daftar nama anggotanya untuk duduk di komisi dan AKD. Dalam sidang paripurna kemarin, baru Golkar, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS yang menyetor nama anggotanya. Sementara PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Hanura dan PPP belum.

BACA JUGA: Tahun Depan Sudah Bisa Rekrutmen PPPK

“Belum bisa (kerja). Ya gak ada kegiatan (di DPR)," kata Fahri Hamzah di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/10).

Politikus PKS ini mengingatkan jika pembentukan komisi dan AKD lengkap dengan struktur anggota dan pimpinannya ditunda-tunda lagi, maka akan terjadi kekosongan tenaga ahli.

BACA JUGA: JK Temani Jokowi Panggil Sejumlah Orang

"Kami ingatkan dewan kosong tenaga ahli karena fraksi-fraksi belum menyerahkan nama. Banyak surat yang harus di follow up di komiisi, tapi belum dilakukan," ungkapnya.

Karena itu Fahri mengajak PDI Perjuangan cs segera menyerahkan daftar nama anggotanya untuk komisi dan AKD agar bisa dilakukan pemilihan pimpinan di masing-masing komisi dan AKD.

BACA JUGA: Anggap Kabar Muhaimin Masuk Daftar Merah KPK Hanya Isu Belaka

Namun, jika PDI Perjuangan Cs tidak respon, maka sesuai tata tertib dewan, pimpinan bisa mengambil keputusan meskipun komisi dan AKD hanya diisi oleh anggota dari 5 fraksi.

“Lima fraksi sudah jadi anggota AKD, kita bisa ambil keputusan, bahwa kita asumsikan hanya 5 fraksi yang ajukan anggota sementara lima fraksi lain mau jadi anggota paripurna. Itu artinya kita bisa pilih AKD suka-suka kita. Itu bahayanya," tanda Fahri. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PKB Mengaku Gagal Perjuangkan Muhaimin Rangkap Jabatan Menteri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler