Fauzan Rachmansyah: Haram Hukumnya Terafiliasi dengan FPI

Minggu, 03 Januari 2021 – 18:44 WIB
Massa FPI menyambut kedatangan Habib Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (10/11). Foto: Amjad/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Badaruddin Andi Picunang, Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya kubu Muchdi Purwoprandjono, menyatakan partainya mendukung keputusan pemerintah melarang semua aktivitas Front Pembela Islam (FPI).

Badar, sapaan Badaruddin Andi Picunang, menilai keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu diutamakan daripada kepentingan-kepentingan golongan.

BACA JUGA: Pernyataan Terbaru Kiai Marsudi Syuhud tentang FPI

"Peran pemerintah untuk mempersatukan dan menjaga NKRI ini sehingga apa yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini saya kira, Partai Berkarya sejalan dan mendukung," kata Badar saat acara Refleksi Pergerakan Pemuda di Tahun 2020 di DPP Partai Berkarya, Ragunan, Jakarta, Minggu (3/1).

Badar meminta Angkatan Muda Partai Berkarya (AMPB) yang diketuai oleh Fauzan Rachmansyah menjaga sikap tersebut sehingga organisasi sayap Partai Berkarya dalam bidang kepemudaan itu konsisten dengan sikap DPP Partai Berkarya.

BACA JUGA: Saran Politikus PDIP: FPI jadi Parpol, Habib Rizieq sebagai Capres

Merespons permintaan itu, Fauzan akan melarang anggotanya terlibat aktivitas FPI dalam bentuk apa pun.

"Untuk kader AMPB, saya tegaskan sekali lagi, haram hukumnya terafiliasi dengan Front Pembela Islam. Kami tidak mau anggota ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang tidak produktif untuk membangun negara," kata Fauzan.

BACA JUGA: Posisi AW Terlacak, Unit Reskrim dan Intelkam Gerak Cepat di Malam Hari, Berhasil

Sesuai dengan amanah dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Berkarya di Surabaya, kata Fauzan, AMPB juga mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wapres Ma'ruf Amin.

Namun, dia meminta anggota AMPB tetap bisa mengkritisi jalannya roda pemerintahan melalui penyampaian gagasan-gagasan yang membantu mewujudkan visi dan misi Indonesia Maju.

"Tentang berpolitik kritis tetapi tidak anarkis. Memang politik itu tidak tentu, apalagi pemuda yang identik dengan demonstrasi. Akan tetapi, model Partai Berkarya memang tidak di level (demonstrasi) yang seperti itu," kata Fauzan. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler