Fergie Dua Kali Tolak Timnas Inggris

Minggu, 18 Juli 2010 – 04:52 WIB

REPOTNYA federasi sepak bola Inggris (FA) mencari pelatih yang tepat buat timnas membuat Alex Ferguson angkat bicaraPelatih yang sudah 24 tahun menangani Manchester United itu mengaku sudah dua kali ditawari posisi manajer Three Lions, sebutan timnas Inggris

BACA JUGA: Dari Anggap Rumors, Hingga Not For Sale

Tapi, dua kali pula dia menolak tawaran tersebut

   
Pria yang akrab disapa Fergie itu tidak menjelaskan detil waktunya

BACA JUGA: Optimis Taklukkan Macan Kemayoran

Namun, banyak spekulasi yang berkembang bahwa dia diminta menggantikan posisi Terry Venables yang gagal membawa Inggris juara Euro 1996
Tiga tahun kemudian, dia juga diminta mengisi posisi yang ditinggalkan Glenn Hoddle

BACA JUGA: Real Resmi Gaet Pedro

Nama terakhir dipecat lantaran hanya mampu membawa David Beckham ke perempat final Piala Dunia 1998
   
"Saya tidak pernah tertarik menerima pekerjaan itu," ungkap Fergie, sesaat sebelum pertandingan melawan Celtic kemarin, sebagaimana dilansir Sky Sports"Saya pikir, itu pekerjaan ideal yang diimpikan banyak orang, tapi sebenarnya beracunItu tugas yang mengerikan," paparnya
   
"Selain itu, status saya sebagai orang Skotlandia mungkin bakal jadi hambatanDari sisi manapun Anda memandangnya, itu masalah yang sangat penting," lanjut pelatih kelahiran Glasgow tersebut
   
Menurut dia, pelatih akan selalu menjadi tumbal atas buruknya prestasi Three LionsPadahal, kegagalan Inggris mengulang prestasi juara dunia 1966 sering kali bukan diakibatkan oleh kesalahan pelatihBanyak faktor lain yang menjadi penyebab utama.
   
Fergie mengambil contoh kasus saat Inggris tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2010 laluJadwal kompetisi Premier League yang superpadat merupakan penyebab utamaItu membuat pemain kelelahan, dan tidak mampu mengeluarkan performa terbaik di Afrika SelatanAkibatnya, mereka susah payah lolos dari fase grup, lalu dihajar Jerman dengan skor 1-4
   
"Musim di Inggris sangat melelahkan," ungkapnya"Lihat saja, pada bulan Desember kami harus main delapan atau sembilan kaliPadahal, dalam setahun, itu adalah saat terburuk buat tekstur lapanganTanah jadi lebih berat, dan cuacanya sangat tidak mendukung," papar Fergie
   
"Di paro kedua musim, pemain sudah berguguran akibat cederaTapi karena fase makin menentukan, pelatih memaksa mereka bermainAkibatnya, masuk akhir musim ketika mereka harus main di pertandingan internasional, kondisi mereka tidak seratus persenMereka butuh istirahat lebih lama," pungkas dia(na)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sri Wijaya Pukul Persebaya 2-0


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler