Fitur Ini Bermasalah, Tesla Tarik Ratusan Ribu Unit Mobil Listrik

Minggu, 17 April 2022 – 00:35 WIB
Tesla Model S. Foto: Tesla

jpnn.com, LOS ANGELES - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat, Tesla melakukan kampanye recall atau penarikan kembali untuk mobil listriknya yang sudah dipasarkan di Amerika Serikat.

Sebanyak 595 ribu unit mobil listrik harus ditarik dari peredaran karena mengalami masalah pada fitur 'Boombox'.

BACA JUGA: Penampakan Mobil Tesla Indra Kenz yang Disita Polisi, Lihat Pelat Nomor Cantiknya  

Fitur itu diduga bisa memutar suara melalui speaker eksternal dan mengaburkan peringatan yang dapat didengar untuk pejalan kaki.

Dikutip dari Associated Press, Sabtu (16/4), penarikan itu merupakan yang kedua kalinya karena kesalahan dari fungsi 'Boombox"'tersebut.

BACA JUGA: Pengemudi Taksi Menggugat Tesla, Apa Masalahnya

Tesla mengatakan dalam dokumen pemerintah bahwa penarikan baru akan menonaktifkan "Boombox" jika pemilik menggunakan fitur yang memungkinkan mereka "memanggil" kendaraan dengan kecepatan rendah.

Penarikan pertama pada bulan Februari menonaktifkan 'Boombox' jika kendaraan berada dalam mode drive (D), netral (N) atau mundur (R).

BACA JUGA: Ini Aset Indra Kenz yang Akan Disita, Ada Tesla, Ferrari Hingga Rumah Mewah

Selanjutnya, penarikan akan dilakukan dengan pembaruan perangkat lunak (software).

Adapun mobil yang mengalami masalah seperti Model Y, X, dan S keluaran 2020 hingga 2022.

Selain itu, ada juga Model 3 keluaran 2017 hingga 2022.

Lembaga keselamatan Amerika Serikat Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) telah melakukan inverstigasi terhadap masalah pada mobil listrik itu.

NHTS menjelaskan bahwa fitur boombox memungkinkan pengemudi memainkan suara preset atau kustom saat kendaraan bergerak.

Ini melanggar standar keselamatan federal yang mengharuskan suara peringatan pejalan kaki untuk mobil listrik.

NHTSA mengatakan bahwa pada 2010, Kongres mewajibkan kendaraan listrik dan hibrida untuk membuat suara peringatan pejalan kaki.

Selain itu, NHTSA mengunggah dokumen yang menunjukkan bahwa Tesla menarik lebih dari 7 ribu Model X dari 2021 dan 2022 karena airbag bagian samping yang tidak mengembang saat terjadi kecelakaan.

Pemilik akan diberitahu pada awal Juni, dan pusat layanan akan mengganti kantong udara di baris depan kiri dan kanan. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tesla Model 3 dan Model S Kena Recall, Ini Masalahnya


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler