Fraksi PDI-P akan Bedah Kontrak Energi Asing

Jumat, 27 Mei 2011 – 16:07 WIB
JAKARTA - Ketua I Fraksi PDI Perjuangan (F-PDIP) di DPR, Puan Maharani, berharap agar bangsa Indonesia benar-benar mandiri dalam pemenuhan kebutuhan energi, dengan cara mengoptimalisasi seluruh sumber energi yang selama ini masih belum tersentuh"Masih banyak sumber daya energi dan mineral yang belum optimal diberdayakan, untuk memenuhi kebutuhan energi bangsa dan rakyat

BACA JUGA: SBY: MP3EI Perjelas Arah Ekonomi Nasional

Karena itu, terkait akan ditetapkannya Strategi Energi Nasional 2050 oleh pemerintah dan DPR pada September 2011, Fraksi PDI-P mengakomodasi berbagai masukan melalui seminar yang akan digelar 31 Mei mendatang," kata Puan Maharani, di ruang Fraksi PDI-P, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (27/5).

Selain akan menghadirkan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Fraksi PDI-P dalam kegiatan ini juga akan mendatangkan Ketua DPR RI Marzuki Alie, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh, serta Kepala BP Migas Priyono
Seluruh aspirasi yang berkembang selama diskusi tersebut, lanjut Puan, akan diperjuangkan masuk dalam pembahasan Strategi Energi Nasional.

Sementara itu, masih menurut Puan Maharani, internal Fraksi PDI-P sendiri juga sudah menyiapkan agenda utama yang substansinya membedah fenomena, mengapa berbagai kontrak asing atas penguasaan sumber daya energi bangsa ini terus diperpanjang sehingga Indonesia dan rakyatnya terpaksa harus mengimpor energi

BACA JUGA: Resmikan Proyek, SBY Teleconference dengan Gubernur

"Selama ini, energi yang kita miliki belum dipergunakan untuk kepentingan rakyat
Kita belum tahu apa solusi yang telah dan akan dilakukan pemerintah," ujar Puan.

"Karena kita masih melihat adanya pemadaman listrik, harga bahan bakar minyak yang tidak sama dan mahal

BACA JUGA: SBY Luncurkan Proyek Rp190 Triliun

Sementara, sumber daya alam kita masih dikuasai orang per orang dan oleh asing, hingga rakyat Indonesia yang dirugikan," lanjut Puan pula.

Terakhir, Puan mengungkapkan bahwa saat ini, kelompok Fraksi PDI-P di Komisi VII (bidang energi) juga telah melakukan kajian-kajian secara berkala, terkait berbagai persoalan energi dan sumber-sumber energi itu"Dengan demikian, argumentasi-argumentasi Fraksi PDI Perjuangan saat berhadapan dengan pemerintah bisa dipertanggungjawabkan, karena ada data pembanding berdasarkan hasil kajian itu," tukasnya(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Juli, Pembatasan BBM Diuji Coba di Jakarta


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler