Fraksi PPP Bakal Mengadang RUU Sisdiknas, Nadiem Makarim Siap-siap Saja

Senin, 28 Maret 2022 – 23:13 WIB
Wakil Sekjen PPP Achmad Baidowi ditemui di parlemen. Foto: Fathra N Islam/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Fraksi PPP DPR RI mengingatkan Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim untuk mematangkan konsep RUU Sisdiknas sebelum diajukan ke Badan Legislasi (Baleg). Nadiem juga diminta memastikan frasa madrasah jangan dihilangkan. 

"Info yang kami dapatkan dalam draf revisi UU Sisdiknas tidak memuat frasa madrasah," kata Achmad Baidowi alias Awiek, sekretaris Fraksi PPP DPR RI dalam pesan elektroniknya, Senin (28/3) 

BACA JUGA: HNW: Penghapusan Madrasah dalam RUU Sisdiknas Tidak Sesuai Konstitusi

Dia menegaskan, menghilangkan madrasah dalam RUU Sisdiknas adalah bentuk diskriminasi dalam dunia pendidikan.

Selama ini fakta menunjukkan bahwa sangat besar peran madrasah dalam pendidikan di Indonesia. 

BACA JUGA: Sekolah & Madrasah Dihapus dari RUU Sisdiknas? Ini Penjelasan Pejabat Kemendikbudristek

Oleh karenanya kata Awiek, masyarakat Indonesia sangat membutuhkan keberadaan madrasah ini dan keberadaannya mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat. 

"Seharusnya.madrasah lebih diperhatikan, diperkuat dan dicantumkan dalam undang-undang. Jangan malah dihapus," seru wakil ketua Baleg DPR RI ini.

BACA JUGA: Peringatan Keras Kemendikbudristek untuk Seluruh Sekolah, Jangan Ngeyel!

Lebih lanjut dikatakan, selama ini sistem pendidikan madrasah sudah diakui dan berjalan sebagaimana mestinya sesuai UU Nomor 20 Tahun 2003.

Jika madrasah tidak masuk dalam sistem pendidikan nasional, siswa ini akan dikemanakan. Apakah akan ditampung atau dialihkan ke sekolah-sekolah di luar madrasah,

"Sekolah yang ada saja tidak bisa menampung seluruh calon siswa yang ada saat ini," kritiknya.

Awiek menambahkan, jika frasa madrasah dihilangkan dari draf RUU Sisdiknas, maka Fraksi PPP menolak revisi UU Sisdiknas masuk prolegnas prioritas.

"Artinya, tidak ada revisi," pungkas Achmad Baidowi. (esy/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Mau Jadi Presiden, Begini Kesaksian Siswa Muhammadiyah ketika Terima Hadiah dari PDIP


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler