Frustasi Karena Penyakit, Nekat Gantung Diri

Senin, 19 Mei 2014 – 21:17 WIB

jpnn.com - SURABAYA - Baru pulang opname dari RSUD dr Soetomo Sabtu lalu (17/5), Tukimin ditemukan tewas gantung diri di rumahnya kemarin (18/5). Kejadian tentu saja mengagetkan warga Jojoran Baru, Surabaya. 

Diduga, pria 51 tahun itu nekat gantung diri karena frustasi menghadapi penyakit diabetes yang dideritanya sejak 13 tahun terakhir. "Bapak sering mengeluh ingin mati saja karena sakitnya tidak bisa diobati," kata Darmadi, menantu korban. 

BACA JUGA: Dilarang Pergi Bermain, Bocah SD Gantung Diri

Kematian Tukimin, kali pertama oleh Darmadi yang pagi itu curiga karena suara mertuanya tidak terdengar sama sekali. Setelah memanggil-manggil tak ada jawaban, Darmadi yang berada di luar rumah langsung masuk dan menuju ke rumah bagian belakang. "Saya pikir bapak tidur lagi," kata dia.

Ternyata perkiraan Darmadi salah. Saat menuju bagian belakang rumah, Darmadi kaget bukan main. Dia menemukan mertuanya menggantung dengan menggunakan tali di salah satu kayu usuk. 

BACA JUGA: Akses Diblokade Aparat, Dolly Jadi Sepi

Menurut Kapolsek Gubeng Kompol Rachmat Sumekar, usaha bunuh diri bukanlah yang pertama. "Berdasarkan keterangan para saksi, setidaknya sudah tiga kali korban ingin mengakhiri hidupnya," ujarnya. (nji/ib/mas) 

BACA JUGA: Pemkot Biayai Perawatan PSK Dolly Pengidap HIV/AIDS

BACA ARTIKEL LAINNYA... Walikota Solo Ngotot Mundur dari Kursi Ketua PDIP


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler