Gagal Memeluk Jokowi, Saut Situmorang Gigit Jari

Senin, 09 Desember 2019 – 14:13 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar Hari Antikorupsi Sedunia, Senin (9/12). Fathan Sinaga/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang angkat suara terkait keputusan Presiden Joko Widodo memilih menghadiri pentas #PrestasiTanpaKorupsi di SMK Negeri 57, Jakarta Selatan, ketimbang memenuhi undangan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang digelar di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/12).

Saut yang sudah meniatkan ingin berpelukan dengan Presiden Jokowi apabila hadir dalam acara itu pun harus gigit jari. Tanpa kehadiran Jokowi, harapan Saut pun pupus karena dia dan pimpinan KPK Jilid IV akan purnatugas pada 21 Desember mendatang..

BACA JUGA: Sebelum Lengser, Saut Situmorang Pengin Memeluk Jokowi

Namun, Saut optimistis masih ada kesempatan berikutnya untuk bertemu dengan Jokowi sebelum posisinya di lembaga antirasuah itu digantikan oleh Firli Bahuri Cs.

"Mungkin sibuk, ya. Tetapi nanti masih ada lain waktu ya untuk ketemu. Tadi kan kalau datang ingin dipeluk," kata Saut.

BACA JUGA: Saut Situmorang Sudah Tidak Sabar Bertemu Firli Bahuri

Dia mengaku tak terlalu kecewa dengan keputusan Jokowi yang lebih memilih ke SMKN 57 ketimbang ke KPK.

Menurutnya hal tersebut sepenuhnya kewenangan mantan gubernur DKI itu. "Presiden harus memutuskan dia bertemu dengan siapa," kata Saut.

BACA JUGA: Ini Alasan Jokowi Tak Peringati Hari Antikorupsi di KPK

Apalagi, kata Saut, Jokowi menugaskan Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk menghadiri Hakordia di KPK. Menurut Saut, pilihan Jokowi ke SMKN 57 dengan pertimbangan sikap Presiden Jokowi itu menunjukkan pendidikan antikorupsi harus dibangun sejak dini. (tan/jpnn)


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler