Gaji PHL Ditilap, DPP DKI Bakal Ganti Pengawas

Rabu, 02 September 2015 – 12:38 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Penilapan ‎gaji pekerja harian lepas (PHL) juga terjadi di Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Pertamananan dan Pemakaman (DPP) DKI, Ratna Diah Kurniati.

Ratna mengatakan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI sudah melaporkan oknum pegawai negeri sipil (PNS) yang melakukan kecurangan itu kepada Inspektorat DKI Jakarta. Meski demikian, ia mengaku tidak ingat  jumlah oknum PNS yang bermain.

BACA JUGA: Ahok Laporkan Oknum Pemotong Gaji ke Polda Metro

"Aduh saya enggak hafal nih. Dari mandor sih. Sudah ditindaklanjuti sesuai aturan,"‎ kata Ratna kepada wartawan, Rabu (2/9).

‎Ratna menjelaskan, Dinas Pertamanan dan Pemakaman berencana mengganti jumlah pengawas PHL. Untuk itu, mereka melakukan pendataan terhadap pengawas di lapangan. Hal ini dilakukan agar tidak ada oknum yang bermain lagi.

BACA JUGA: Astaga, Penilapan Gaji PHL Tidak Hanya Terjadi di Dinas Kebersihan

"Kalau terlibat, pengawas yang non PNS kami pecat. Sudah kami ingatkan untuk tidak lagi bermain. Semua harus dilaksanakan sesuai aturan," ucap Ratna.

Sementara Kepala Inspektorat DKI Lasro Marbun menyatakan,‎ sudah ada satu pegawai yang dipecat terkait kasus penilapan gaji PHL di Dinas Pertamanan dan Pemakaman. Pegawai yang dipecat bukan PNS. Namun, Inspektorat DKI akan menelusuri kemungkinan keterlibatan PNS dalam kasus itu. (gil/jpnn)

BACA JUGA: Ahok: Buruh Demo Mau Enake Dhewe

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pegang Bukti Kecurangan, Ahok Laporkan Anak Buah ke Polda Metro


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler