Gali Potensi Ekspor di Daerah, Bea Cukai Bersinergi dengan KADIN

Senin, 19 April 2021 – 19:11 WIB
Bea Cukai selalu berupaya menggali potensi ekspor serta dalam rangka mendukung pelaku usaha IKM-UMKM meningkatkan daya saing produknya. Foto: Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Bea Cukai selalu berupaya menggali potensi ekspor serta dalam rangka mendukung pelaku usaha IKM-UMKM meningkatkan daya saing produknya.

Hal ini dilakukan oleh Bea Cukai Merak, Bea Cukai Madura dan Bea Cukai Kediri lakukan koordinasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di masing-masing daerah.

BACA JUGA: Bea Cukai Berikan Fasilitas Impor Vaksin Tahap 8

Plt. Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi Hatta Wardhana menyampaikan, Bea Cukai berkomitmen untuk memberikan fasilitas dan asistensi perdagangan bagi para pelaku usaha.

Bea Cukai bersinergi dengan KADIN untuk mewujudkan komitmen ini.

BACA JUGA: Bea Cukai Kembali Gagalkan Penyelundupan Benih Bening Lobster

Menurut dia, merupakan wadah bagi pengusaha Indonesia dan merupakan induk dari organisasi perusahaan dan pengusaha yang berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam bidang perekonomian.

“Sinergi dengan KADIN merupakan bentuk upaya kami, Bea Cukai dalam menjalankan fungsi sebagai trade facilitator dan industrial assistance. Kami yakin dengan adanya sinergi ini dapat mendorong volume ekspor sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang dampaknya akan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Hatta.

Salah satu betuk sinergi yang dilakukan Bea Cukai dengan KADIN yaitu kunjungan koordinasi.

Bea Cukai Merak mendapatkan kunjungan dari KADIN Banten dalam rangka audiensi pembahasan dukungan Bea Cukai pada pengembangan iklim usaha dan industri khususnya bagi para pelaku perekonomian di Provinsi Banten.

Sama halnya dengan Bea Cukai Merak, Bea Cukai Madura juga menerima kunjungan dari KADIN Pamekasan dalam rangka koordinasi terkait usaha menggali potensi ekspor dari daerah.
Hal ini sangat selaras dengan program yang dimiliki Bea Cukai Madura dalam mengasistensi eksportir yaitu Klinik Ekspor.

Klinik Ekspor menjadi salah satu inovasi kantor yang tidak hanya memberikan pelayanan maupun sosialisasi, tetapi lebih kepada asistensi terhadap calon eksportir, dalam hal ini adalah IKM-UMKM untuk dapat menembus pasar global.

"Klinik ekspor ini nantinya juga akan dibentuk pada Bea Cukai Merak," kata dia.

Hatta menambahkan, sinergi dengan KADIN juga dilakukan oleh Bea Cukai Kediri.

Bea Cukai bersama KADIN Kediri serta Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan pelatihan prosedur ekspor dan strategi pemasaran digital kepada para pelaku usaha.

Pada acara tersebut juga diresmikan platform e-commerce omahresale.com.

"Ini merupakan terobosan digital yang diciptakan oleh kerjasama asosiasi UMKM di Kabupaten Jombang," beber dia.

E-commerce tersebut diharapkan bisa menjadi pasar strategis bagi pelaku UMKM disana. Banyak produk UMKM Jombang yang bisa diterima pasar, contohnya produk kerupuk semiler asal Kecamatan Diwek yang juga telah menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Jombang sebelumnya.

“Kami berharap, sinergi antara Bea Cukai dengan Kadin dapat terus berlanjut kedepannya sehingga dapat menciptakan eksportir-eksportir baru yang tangguh dan bisa bersaing di pasar global,” kata Hatta. (jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Bea Cukai   Kadin   ekspor   UMKM   IKM  

Terpopuler