Galon Gosong karena Panas Sinar Matahari? Ini Analisis Pakar Polimer 

Jumat, 29 September 2023 – 17:51 WIB
Viral galon gosong karena panas sinar matahari.. Foto: JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pakar polimer dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Ahmad Zainal Abidin mengingatkan bahaya bagi kesehatan para konsumen yang meminum air dari kemasan galon yang gosong karena panas sinar matahari.

Kalau sudah sampai gosong, itu pertanda sudah terjadi degradasi kimia atau kerusakan ikatan kimia pada kemasan galon sekali pakai tersebut. 

BACA JUGA: Masyarakat Tak Percaya Minum Air Galon Isi Ulang Bisa Bikin Mandul: Itu Hoaks

"Jika meleleh saja, ikatan fisiknya sudah putus. Ini berbahaya sekali bagi kesehatan konsumen yang meminum air dari kemasan galon tersebut,” ujar Zainal dalam keterangannya, Jumat (29/9).

Dia menjelaskan galon berbahan plastik PET sangat berisiko jika terkena sinar matahari. Menurutnya, hal itu karena  galon jenis ini memiliki temperatur transisi gelas (Tg) yang sangat rendah, yaitu pada suhu 80 derajat Celcius.

BACA JUGA: BBPOM Medan Cek Ambang Batas BPA Galon Air Minum, Hasilnya Aman

Oleh karena itu, pada temperatur yang cuma 80 derajat Celcius, galon PET sudah rontok kekuatannya. Dengan demikian, galon berbahan plastik PET akan lebih berisiko jika terkena sinar matahari.

Dia menyebutkan kalau sampai gosong itu bisa saja terjadi karena ketahanan plastik PET memang rendah jauh lebih rendah dibanding polikarbonat

BACA JUGA: Ahli Kesehatan: Tak Pernah Ada Pasien yang Keracunan Air Galon

"Ya, ini mungkin jadi peringatan juga bagi masyarakat lainnya untuk memperhatikan cara memperlakukan keamanan dari kemasan itu, apalagi pada musim kemarau yang cuacanya memang sangat panas saat ini,” tuturnya. 

Dia mengakui cuaca matahari memang sangat panas akhir-akhir ini. Diceritakan, saat dirinya berada di pantai pada tengah hari, kakinya tidak kuat menginjak pasir karena panasnya. 

Jadi, ujarnya, memang suhu udara sangat panas akhir-akhir ini. Itu juga yang mungkin bisa membuat galon PET bisa gosong karena memang daya temperaturnya rendah, apalagi kalau terjemurnya di jalan terlalu lama,” katanya. 

 Zainal mengingatkan agar masyarakat tidak lagi menggunakan air dari kemasan galon yang kemasannya sudah gosong tersebut. Kemasan galon gosong itu akan membahayakan jika airnya dikonsumsi. 

Guru Besar Bidang Pemrosesan Pangan Departemen Teknik Kimia, Universitas Diponegoro (Undip) Andri Cahyo Kumoro, bahkan mengatakan suhu penyimpanan yang tinggi dan penyinaran sinar matahari langsung terhadap galon PET meningkatkan risiko pelepasan zat antimonnya bermigrasi dalam air kemasannya. 

"Suhu penyimpanan yang tinggi dan penyinaran sinar matahari secara langsung dapat meningkatkan pelepasan antimon atau Sb ke dalam air kemasan," katanya. 

Baru-baru ini, viral di media sosial Twitter seorang warganet menceritakan kejadian yang dialaminya di mana ada galon sekali pakai yang bagian bawahnya gosong saat dia mendistribusikannya dari gudang ke sebuah toko. 

Pemilik akun Twitter @iphii_ dalam cuitannya menyebutkan kemungkinan peristiwa itu terjadi karena galon tersebut terkena sinar matahari yang begitu panas saat di perjalanan. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler