Ganjar Menginap di Desa Terpencil, Warga Berucap 'Selamat Datang, Satria Gunung Lawu'

Jumat, 19 Januari 2024 – 13:54 WIB
Capres Pilpres 2024 Ganjar Pranowo menginap di rumah warga Desa Kauman, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Kamis (18/1/2024) malam. Foto: Tim Media Ganjar Pranowo

jpnn.com, MAGETAN - Capres bernomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo kembali menginap di rumah warga.

Pada Kamis (18/2/2024), kontestan Pilpres 2024 yang berpasangan dengan Mahfud Md itu bermalam di Desa Kauman, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

BACA JUGA: Mantan PMI Curhat soal Masalah Pemilu di Luar Negeri, Ganjar Kumpulkan Bukti

Desa di Lereng Gunung Lawu itu cukup terpencil. Lokasinya cukup jauh dari pusat kota Magetan.

Namun, suasana lansung meriah ketika Ganjar datang. Hujan yang mengguyur tidak menyurutkan antusiasme warga menyambut mantan gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu.

BACA JUGA: Ganjar Disambut Ribuan Warga Saat Menginap di Rumah Penerima Bantuan RTLH

"Selamat datang, Pak Ganjar. Selamat datang, Satria Gunung Lawu," teriak warga.

Sebutan Satria Gunung Lawu untuk Ganjar disebabkan capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hanura, dan Partai Perindo, itu lahir di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jateng.

BACA JUGA: Ganjar Sampaikan 2 Strategi Pemberantasan Korupsi

Tawangmangu merupakan nama desa sekaligus kecamatan di lereng Gunung Lawu.

Warga lainnya menyebut Ganjar sebagai lelananging jagad atau pria yang mampu menguasai dunia. “Gagah temenan,” ujar warga tersebut.

Para warga memang begitu bangga dengan kehadiran Ganjar. Warga juga menganggap hujan yang menyertai kunjungan Ganjar menjadi berkah tersendiri.

"Hujan ini ibarat berkah dari Allah atas kehadiran Pak Ganjar. Bangga banget, Pak, desa kami didatangi Bapak," ucap warga lainnya.

Salah satu warga Desa Kauman yang begitu gembira dengan kedatangan Ganjar ialah Sardi. Penyebabnya ialah rumah Sardi menjadi pilihan Ganjar untuk menginap.

"Saya itu sampai sekarang masih enggak percaya, kok, mau Pak Ganjar ke desa terpencil seperti desa kami ini, mau menginap di rumah saya yang kondisinya seperti ini,” tutur Sardi.

Pria berusia 63 tahun itu pun tidak hanya bangga karena rumahnya menjadi tempat Ganjar menginap.

“Saya sampai ingin menangis, terharu," ucap pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani itu.

Sardi pun melihat dengan mata sendiri tentang betapa merakyatnya Ganjar. Saat bertemu warga, Ganjar langsung lesehan di tikar sembari mengobrol.

Oleh karena itu, Sardi makin yakin bahwa Ganjar adalah capres terbaik. “Semoga Pak Ganjar jadi presiden," harapnya.

Saat mengobrol dengan Ganjar, warga desa tersebut mengeluhkan berbagai persoalan, antara lain, masalah kelangkaan pupuk, pendidikan mahal, sulitnya akses kesehatan, hingga persoalan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Warga juga menyuguhi Ganjar dengan durian dan teh hangat. Dalam persamuhan itu, Ganjar memaparkan programnya tentang Satu Kartu Terpadu Indonesia atau KTP Sakti, SMK gratis yang lulusannya langsung bekerja, Satu Keluarga Satu Sarjana, dan berbagai ide lainnya.

Selain itu, Ganjar juga berterima kasih karena sudah diizinkan menginap di desa terpencil itu.

Kula nunut nginep mriki, nggih (saya menumpang menginap di sini ,ya). Matur nuwun sambutannya," ucap Ganjar.(jpnn.com)

Video Terpopuler Hari ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ganjar Perkenalkan Kartu Sakti di Depan Warga Boyolali, Sungguh Mind-Glowing


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler