Ganjar Pranowo Bercerita, Dia Merasa Deg-degan

Sabtu, 12 Juni 2021 – 21:36 WIB
Gubernur Ganjar Pranowo di kantornya. Foto: IG @ganjarpranowo

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Ganjar Pranowo mengaku khawatir ketika mendengar kabar tutupnya gerai Giant.

Pasalnya, penutupan itu disertai dengan pemutusan hubungan kerja alias PHK terhadap para pegawainya.

BACA JUGA: Pak Ganjar Beri Hadiah Terindah untuk Warga Tawangmangu

Ganjar blak-blakan soal kekhawatiran itu saat menghadiri launching Kagamakarir.id sekaligus seminar bertajuk Kesiapan Ketenagakerjaan Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0, Sabtu (12/6).

"Giant kemarin tutup, ketika tutup, saya deg-degan," ungkap gubernur Jawa Tengah itu dalam acara yang berlangsung secara virtual dipantau dari Jakarta.

BACA JUGA: Wahyu Penganiaya Bocah 12 di Surabaya Ditangkap di Tangerang, Lihat Kakinya

Menurut Ganjar, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah juga bakal khawatir atas kabar tutupnya Giant. Baik pemerintah pusat dan daerah tentu perlu memikirkan nasib para pegawai yang terkena PHK.

"Ini kalau banyak yang tutup, waduh, PR (pekerjaan rumah, red). Bu Ida sama saya langsung, waduh. Iki kudu piye (ini harus bagaimana). Kira-kira begitu," beber politikus PDIP itu.

BACA JUGA: Info Terbaru Seleksi PPPK 2021, Ini 5 Tahapan yang Harus Diketahui Guru Honorer

PT Hero Supermarket Tbk. mengumumkan penutupan seluruh gerai Giant di Indonesia per akhir Juli 2021.

Presiden Direktur Hero Supermarket, Patrik Lindvall, menyebutkan keputusan berat itu merupakan tindak lanjut dari perubahan fokus strategi bisnis perusahaan.

"Gerai Giant lainnya akan dengan berat hati ditutup pada akhir Juli 2021 walaupun negosiasi terkait potensi pengalihan kepemilikan sejumlah gerai Giant kepada pihak ketiga masih berlangsung,” kata Patrik melalui keterangan resmi, Selasa (25/5). (ast/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler