Gantung Diri, Pamit ke Pacarnya lewat SMS

Selasa, 17 Februari 2015 – 01:02 WIB

jpnn.com - KENDAL - Ade Putra Kuntiarso (16) ditemukan tewas gantung diri di gudang rumah orang tuanya di Desa Karangayu Kecamatan Cepiring, Senin (16/2) kemarin.

Jasad pelajar kelas 3 SMP itu ditemukan ayahnya sendiri, Rumah Achmad Kunarso, ketika hendak mengambil sepeda di gudang yang berada di bagian belakang rumahnya. Diduga kuat pelajar ini nekat mengakhiri hidupnya karena frustasi setelah diputus cinta oleh pacarnya.  

BACA JUGA: Heboh, Seorang Pejabat Bertingkah Aneh

Keluarga korban histeris dan tidak kuasa menahan tangis saat melihat Ade ditemukan gantung diri. Rumah Teriakan Achmad Kunarso menggegerkan warga, yang sontak berduyun-duyun ke rumahnya.  

Ade Putra Kuntiarso merupakan pelajar kelas tiga SMP Negeri 1 Cepiring. Korban menggantung menggunakan tali tambang plastik yang diikatkan ke sebuah tiang kayu dengan ketinggian hampir tiga meter.  

BACA JUGA: Ini Beberapa Pos di RAPBD Aceh yang Dikoreksi Kemdagri

Menurut ayah korban, pada malam hari sebelum ditemukan gantung diri, anaknya itu  sempat bermain telepon genggam hingga Senin dinihari.  

Ade sempat diingatkan oleh kakaknya yang tinggal satu rumah untuk istirahat karena besok paginya sekolah. Usai sholat subuh, ketika ayahnya hendak mengambil sepeda di gudang, kaget melihat anaknya sudah gantung diri.  

BACA JUGA: Tolak BG Dilantik jadi Kapolri, Mahasiwa Tidur di Jalan

"Tidak pernah cerita kalau ada apa-apa. Malamnya masih di ruang tamu main telepon genggam sampai malam. Terus diingatkan kakaknya supaya tidur karena besok sekolah. Pagi hari saya curiga celana Ade kok di meja, terus cucu saya minta diambilkan sepeda di gudang. Saya kaget, ketika di gudang dia sudah seperti itu," jelas Achmad Kunarso kepada petugas dari Polsek Cepiring.  

Begitu Polisi menerima laporan, lalu datang ke lokasi kejadian dan memasang garis polisi di sekitar rumah korban. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi dan kondisi jenazah korban yang masih menggantung.  

Kapolsek Cepiring AKP Asri mengatakan, dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan puskesmas setempat, korban meninggal murni akibat gantung diri. "Penyebab kematiannya murni gantung diri ini," ujar Kapolsek.  

Dugaan Ade melakukan aksi nekat itu karena persoalan asmara itu berdasarkan dari hasil pemeriksaan polisi terhadap telepon genggamnya.

Di dalamnya terdapat pesan singkat kepada teman perempuannya yang bernada frustasi. Dalam pesan singkatnya korban berpamitan kepada teman perempuannya dan meminta maaf. (via/saf)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pasca Banjir, Ini PR yang Akan Dikerjakan Gubernur Kaltara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler