GAPKI Siap Bantu Tim Satgas Karhutla Memadamkan Api di Kalsel

Kamis, 05 Oktober 2023 – 15:47 WIB
Tim Gabungan tampak tengah melakukan pendinginan di lokasi Karhutla di Siak Giam Kecil. Foto:Polsek Pinggir.

jpnn.com, BANJARBARU - Tim Satgas Karhutla yang terdiri dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, KLHK, Kementan, TNI-Polri, BPBD dibantu Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) siap berjibaku memadamkan api di Kalsel.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian Andi Nur Alamsyah mengatakan memang api masih jauh dari lahan perkebunan.

BACA JUGA: Dukung Pertumbuhan Ekonomi, Mentan SYL Dorong Gapki Memperkuat Industri Sawit

Namun, pemerintah dan swasta punya komitmen bersama untuk membantu pemadaman api agar tidak merembet kemana-mana.

“Kebakaran banyak terjadi di kawasan lahan tidak produktif seperti kawasan gambut di sekitar ring satu bandara. Namun jika dibiarkan, bisa menganggu lahan produktif seperti perkebunan sawit. Itu sebabnya dari awal tim satgas karhutla berkomitmen bahu membaku menjaga api tidak merembet ke mana-nama termasuk lahan perkebunan,” kata Andi dalam siaran persnya, Kamis (5/10).

BACA JUGA: Tak Cuma GAPKI, Dunia Internasional Senang Larangan ekspor CPO Berakhir

Karhutla di kawasan gambut ini, kata Andi, telah mengakibatkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat terganggu.

“Bahkan kasus gangguan pernapasan atau ISPA di Kalimantan Selatan meningkat serta sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru sempat tertunda,” kata Andi.

BACA JUGA: GAPKI Dukung Larangan Ekspor Minyak Goreng hingga CPO, tetapi

Andi mengatakan Kementan telah menyiapkan bantuan berupa 50 unit pompa air portabel untuk membantu satgas dan masyarakat memadamkan api.

“Saya juga telah menelepon Ketua Umum GAPKI untuk ikut menyumbang pompa portable. Mudah-mudahan jumlah sumbangannya bisa lebih. Mungkin 100 unit pompa air portabel,” kata Andi.

Ketua Gabungan Pengusaha Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan Eddy S Binti memastikan pihaknya selalu siaga membantu pemerintah.

Bahkan, kata Eddy S Binti, dukungan GAPKI tidak hanya sebatas menyiapkan pompa air portabel.

“Kami juga membangun posko Karhutla GAPKI dan Disbunnak. Di posko itu disiagakan 6 firefighter, 6 unit Portable Fire pump, 12 roll fire hose 1,5" 6 nozzle 1,5" serta peralatan penunjang seperti APD,” kata Eddy S Binti.

Menurut Eddy S Binti, sejak awal isu el nino, perkebunan sawit anggota GAPKI di Kalsel telah mengaktifkan satgas karhutla di masing-masing perusahaan.

“Satgas juga membantu menyosialisasikan kepada masyarakat setempat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta membantu jika terjadi kebakaran di konsesi masyarakat,” kata Eddy S Binti.

Keberadaan satgas Karhutla sangat efektif dalam mengawasi dan mengendalikan kebakaran lahan.

Satgas perusahaan melakukan patroli dan upaya pencegahan kebakaran di lahan kebun dan lahan di sekitar kebun, dengan penyiapan sarpras PMK serta pengisian air embung-embung dan penutupan pintu-pintu air drainase.

“Kami juga siap membantu masyarakat yang terdampak kebakaran,” kata Eddy S Binti.

Menurut Eddy S Binti, agar pencegahan karhutla efektif, satgas selalu berkoordinasi dengan institusi daerah seperti Dinas Kehutanan, Dinas Perkebunan, Balai PPI dan Karhutla serta jajaran TNI-Polri.

“Pada prinsipnya satgas perusahaan siaga 24 jam tanpa jeda memantau keberadaan titik api termasuk di lahan masyarakat sekitar kebun,” kata Eddy S Binti. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Selama Januari-September 2023, Polda Riau Gulung 34 Pelaku Karhutla


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler