Garap Proyek Kereta Api, 17 Buruh Tiongkok Tertimbun Longsor

Sabtu, 17 Agustus 2019 – 04:44 WIB
Tanah longsor menimbun belasan buruh yang tengah mengerjakan proyek jalur kereta api di Chengdu, Tiongkok, Rabu (14/8). Foto: Reuters

jpnn.com, CHENGDU - Sedikitnya 17 buruh proyek jaringan kereta api di Provinsi Sichuan, Tiongkok, tertimbun longsor. Hujan deras tanpa henti menyebabkan bebatuan dan lumpur menimbun jalur kereta api yang menghubungkan Lianghong-Aidai tersebut, Rabu (14/8).

Pada saat peristiwa itu terjadi para pekerja sedang melakukan aktivitas di lokasi yang berada di ruas Chengdu-Kunming.

BACA JUGA: Membela Diri, Tiongkok Rilis Buku Putih Kamp Uighur

"Saya melihat ada pergeseran yang aneh di lereng bukit itu saat salah satu truk melintas. Lalu saya teriak agar semua orang menyelamatkan diri," kata Chen Kun dari China Railway Chengdu Group Co, Jumat (17/8).

BACA JUGA: Di Depan Presiden Tiongkok, Erdogan Malah Lembek soal Muslim Uighur

BACA JUGA: Hong Kong Memanas, CEO Cathay Pacific Mengundurkan Diri

Sekitar empat menit kemudian, bebatuan dan lumpur runtuh hingga menimbun para pekerja dan rel kereta api sepanjang 70 meter.

"Batu-batuan dan lumpur itu runtuh dalam dua atau tiga detik. Saat kami lari, kami merasa batu-batuan itu mengejar kami. Jika kami terlambat sedikit saja, kami mungkin terkubur di sana," ujarnya dikutip China Daily.

BACA JUGA: Tiongkok Mulai Menyalahkan Amerika atas Kerusuhan Hong Kong

Setelah kejadian, tim SAR berhasil menyelamatkan 11 pekerja yang tertimbun dan mengevakuasi 300 pekerja dan tenaga pendukung lainnya yang berada di dekat terowongan. Lebih dari 400 anggota tim SAR dan 14 unit ekskavator dikerahkan ke lokasi kejadian sejak Kamis (15/8) siang.

Sejak akhir bulan lalu, Kabupaten Ganluo sering dilanda hujan disertai petir dan tanah longsor. Pekerjaan proyek di seksi Lianghong-Aidai dihentikan untuk yang kedua kalinya karena hujan lebat.

Pada 9 Juli 1981, reruntuhan lumpur akibat hujan deras telah merusakkan jembatan kereta api. Saat itu beberapa gerbong kereta api yang baru keluar dari mulut terowongan berjatuhan dari atas jembatan yang terputus.

Masinis sudah berusaha menghentikan laju kereta api namun gagal karena jarak pengereman yang pendek sehingga lebih dari 240 penumpang tewas dan menjadi peristiwa terburuk dalam sejarah perkeretaapian China.

Tempat kecelakaan maut 38 tahun silam itu hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari lokasi tertimbunnya para pekerja proyek jaringan kereta api pada Rabu (14/8) lalu. (ant/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wahai Jackie Chan, Hong Kong Membencimu


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler