Gas Elpiji 12 Kg Segera Naik

Sabtu, 15 Mei 2010 – 10:08 WIB
JAKARTA - Ibu-ibu rumah tangga harus mulai bersiap-siap merogoh kocek lebih dalam karena harga gas elpiji 12 kilogram akan segera naikMeski besaran kenaikannya belum ditentukan, tapi Kementerian Badan Umum Milik Negara (BUMN) sudah merestui rencana itu

BACA JUGA: Omzet Bengkel Pesawat Rp 6,75 T


    
"Kemungkinan akan dinaikkan, mengenai besaran dan tahapannya belum diputuskan," ujar Menteri BUMN, Mustafa Abubakar Mustafa dikantornya kemarin
Dia mengakui bahwa hal itu pasti akan membebani masyarakat

BACA JUGA: Mulai Tawarkan Obligasi USD 500 Juta

Oleh karena itu, pemerintah mengusulkan agar Pertamina tidak melakukannya secara langsung, tetapi dinaikkan secara bertahap.
    
Sebelumnya Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan pihaknya berencana untuk menaikkan elpiji ukuran 12 kilogram pada tahun ini
Kenaikan harga itu perlu dilakukan karena kalau tidak, Pertamina akan terus mengalami kerugian

BACA JUGA: PII Incar Investasi Rp 407 M

Hanung mencatat kerugian Pertamina dari penjualan elpiji non subsidi pada tahun lalu saja sekitar Rp 2,6 triliun.
    
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Zahedy Saleh meminta Pertamina mempertimbangkan kembali rencana ituSebab dikhawatirkan ada gelombang peralihan konsumen elpiji 12 kilogram ke ukuran 3 kilogram"Yang harus diperhatikan dalam menaikkan harga elpiji jangan sampai ada dampak pengaruh tidak langsung terhadap penuualan elpiji 3 kilogram," tuturnya.
    
Menurut dia, terdapat disparitas harga yang sangat lebar antara harga elpiji 3 kilogram dengan 12 kilogramMenurut Pertamina harga gas 3 kilogram adalah Rp 142.153, sementara untuk yang isi ulang hanya Rp 12.750 per tabung (Rp 4.250 per kilogram)Sedangkan harga elpiji 12 kilogram saat ini sekitar Rp 70 ribu.  "Saya belum dapat laporan dari Dirjen Migas mengenai rencana kenaikan itu, " tukasnya.
    
VP Corporate Communication Pertamina, Basuki Trikora Putra memberikan sinyalemen bahwa Pertamina tetap akan menaikkan harga gas elpiji 12 kilogramSebab, dalam kegiatan usaha elpiji 12 kilogram, Pertamina mengalami kerugianHarga keekonomian gas elpiji sebenaranya Rp 8.505 perkilogram"Kami tidak ingin kerugian ini berlangsung lama karena akan merugikan Pertamina," tuturnya.
    
Dia mengatakan, sebagai badan usaha tentunya Pertamina harus mendatangkan keuntungan, terlebih karena Pertamina termasuk BUMN sehingga juga akan menguntungkan pemerintah"Pertamina dan pemerintah sebagai pemegang saham tentunya memahami kondisi masing-masingSebagai badan usaha, kalau kami tidak memberi keuntungan, berarti tidak memberi keuntungan juga kepada pemerintah," lanjutnya.
    
Sementara itu, dalam penyaluran elpiji 3 kilogram Pertamina memutuskan untuk memberikan asuransiJamina itu diberikan kepada korban yang termasuk dalam Program Konversi Minyak Tanah ke LPG berupa dampak kecelakaan diri atau harta benda yang disebabkan oleh kecelakaan yang diderita oleh korban"Dibuktikan dengan Kartu Cacah dan atau surat pernyataan resmi dari Manager Region Pertamina setempat," jelasnya(wir)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Argo Lepas Lima Miliar Saham Alam Sutera


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler