Gayus Keluyuran Karena Ada Perintah ke Kepala Rutan

Selasa, 09 November 2010 – 23:00 WIB

JAKARTA - Kasus dugaan keluarnya Gayus Halomoan Tambunan dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, disinyalir tak lepas karena adanya perintah kepada Kepala RutanPenilaian itu diungkapkan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane.

Neta menjelaskan, secara umum sudah jamak diketahui jika  tahanan yang banyak duit dapat bebas melenggang keluar rutan

BACA JUGA: Timur Didesak Ungkap Kasus Gayus

Namun khusus kasus Gayus, Neta menduga ada perintah dari kepada pihak pejabat Rutan agar Gayus bisa melenggang keluar
"Untuk kasus Gayus, Kepala Rutan tak akan berani mengeluarkan tanpa adanya perintah dari pejabat yang lebih tinggi," kata Neta kepada JPNN, Selasa (9/11).

Lebih lanjut Neta mengatakan, IPW juga melakukan penelusuran atas keluarnya Gayus dari Rutan Mako Brimob dan sempat diduga melancong ke Bali untuk menyaksikan sebuah pertandingan tenis

BACA JUGA: Ny Ani Pamer Membatik di Depan Michelle

Neta mengungkapkan, Gayus keluar dari Rutan Brimob pada Kamis (4/11) siang pekan lalu dengan siang dikawal 3 polisi
Namun Jumat (5/11) siang, Polri panik karena khilangan jejak Gayus

BACA JUGA: Terancam Hukuman, Dua PNS Bekasi Seret Atasan



"Jumat malam sampai Sabtu pagi, Polri sibuk berkordinasi dengan imigrasiPolisi minta Gayus diblokir," ucap Neta.

Selain itu, sambungnya, 4 sketsa wajah Gayus dengan berbagai versi juga diserahkan Polri ke Imigrasi"Tiga pejabat Polri juga melakukan koordinasi intensif dengan imigrasi Bandara Soekarno-Hatta untuk mencegah Gayus agar tidak ke luar negeri," sambung Neta

Akhirnya, posisi Gayus baru diketahui pada Minggu (6/11) pagi dan langsung dibawa ke rutan Mako Brimob"Hasil penelusuran IPW sudah kita sertahkan ke MAbes Polri," imbuh Neta.

Karenanya IPW mendesak agar kasus ini dituntaskan secara terbuka"IPW sangat berharap agar Polri menuntaskan kasus dugaan keluarnya Gayus dari tahanan itu secara transparan," pungkasnya(wdi/ara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... RI-AS Sepakat Perangi Terorisme


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler