Gegara Rebutan Cewek, Pelajar Nekat Bacok Teman dengan Sadis

Jumat, 08 Mei 2020 – 15:33 WIB
Seorang pelajar berinisial FB (18) laki-laki asal Desa Gowa, Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya meninggal dunia setelah dianiaya dengan cara ditikam dua pelajar. Foto: antara

jpnn.com, TALIWANG - Seorang siswa berinisial FB, 18, asal Desa Gowa, Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meninggal dunia ditikam dua orang yang juga berstatus pelajar.

Kedua pelaku masing-masing berinisial S, 16, asal Kelurahan Menala dan MN, 14, asal Desa Lamusung Kecamatan Taliwang.

BACA JUGA: Otak Pelaku Pembunuhan Elvina Terungkap, Ternyata Bukan Sang Kekasih

Kasat Reskrim Polres Sumbawa Barat, AKP Afrijal, dalam laporannya, di Taliwang, Jumat, mengatakan, kedua pelaku menikam korbannya karena didasari rasa cemburu lantaran korban merebut pacar salah satu pelaku.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (7/5) sekitar pukul 21.00 Wita di sekitar Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang. Awalnya pelaku berangkat dari rumahnya dengan niat untuk melakukan penganiayaan terhadap korban.

BACA JUGA: Polisi Ungkap Fakta Baru Soal Pembunuhan Wanita dalam Kardus di Cemara Asri

“Korban dan pelaku sebelumya sudah saling kontak melalui media sosial dan janjian ketemu, tetapi korban tidak datang,” jelas Afrijal.

Karena lama menunggu, akhirnya pelaku bersama temannya mencari korban hingga berpapasan di Kelurahan Sampir.

BACA JUGA: 17 Pasangan Bukan Muhrim Digerebek Tengah Berbuat Terlarang di Penginapan

Pelaku lalu membonceng korban dan dibawa ke TKP untuk menanyakan tentang pacarnya yang direbut korban.

Dalam keadaan kesal dan emosi, pelaku langsung menusuk korban di bagian dada menggunakan sebuah senjata tajam yang dibawanya dari rumah.

“Usai ditikam, korban sempat melarikan diri dan meminta pertolongan, tetapi kedua pelaku langsung meninggalkan TKP,” ungkapnya.

Korban dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan, tetapi nasib berkata lain, nyawanya tidak dapat tertolong dan pada Sabtu siang mengembuskan nafas terakhir.

Usai dilaporkan atas kejadian tersebut, Anggota Sat Reskrim Polres KSB lalu mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi termasuk tiga siswi yaitu Raisa, Nabila, dan Meli dan melakukan pencarian.

“Kedua pelaku ditangkap saat bersembunyi di kampus Cordova tanpa perlawanan,” katanya.

Setelah diinterogasi, Polisi mendapatkan satu tersangka lainnya berinisial MAK, yang terlibat dalam penganiayaan tersebut dan langsung diamankan oleh polisi di rumahnya pada saat itu juga.

BACA JUGA: Video Preman Bengis Sok Menantang Polisi, Lihat Gayanya Sebelum dan Sesudah Ditangkap

Tiga pelaku bersama barang bukti sebilah pisau dan satu unit motor yang digunakan, diamankan di Mapolres Sumbawa Barat untuk diperiksa lebih lanjut.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler