Gelar Bimtek, Disdik Sumbar Dorong Guru Melek Digital

Selasa, 01 Agustus 2023 – 11:24 WIB
Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Barat (Sumbar) terus mendorong guru di wilayahnya melek digital. Foto: dok Disdik Sumbar

jpnn.com, JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Barat (Sumbar) terus mendorong guru di wilayahnya melek digital.

Salah satunya, lewat bimbingan teknis (bimtek) "Creative Learning in Digital Age". 

BACA JUGA: Daerah Ini Masih Kekurangan Ribuan Guru jenjang SD dan SMP

Kegiatan ini menyasar guru SMA/SMK se-Kota Payakumbuh agar menguasai teknologi sebagai respons atas perkembangan zaman.

Bimtek Creative Learning in Digital Age sejak November 2022-Juli 2023 Payakumbuh menjadi lokasi percobaan (pilot project) bimtek di Sumbar. 

BACA JUGA: Kepsek Rekrut Guru Honorer Baru, yang Lama Ditendang karena Dendam, Parah

Kemudian, dievaluasi dan hasilnya sebagai pengembangan bimtek di daerah lain.

Salah satu peserta, guru sejarah SMA Raudathul Jannah Devis mengapresiasi penyelenggaraan bimtek karena meyakini masyarakat akan tersingkir dan terasingkan jika memalingkan muka dari perkembangan dunia saat ini.

Dia menyadari perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk di dunia pendidikan.

"Jika sejarah diajarkan dengan cara yang membuat murid mudah bosan, sejarah akan diabaikan dan kita akan kehilangan pijakan, lalu bingung menatap masa depan," kata Devis, Selasa (1/8).

Apresiasi serupa diutarakan guru olahraga SMA 1 Payakumbuh, Marisa Imral. 

Marisa berpendapat bimtek ini penting apalagi mengusung konsep berkelanjutan dari tahap I hingga tahap akhir.

"Misalnya, tahap 1 dan 2 itu soal-soal dasar, seperti public speaking. Kemudian, kami belajar membuat media belajar digital, seperti buat vidio. Di tahap 3 yang lalu, kami belajar soal tool-tool digital yang bisa digunakan untuk menunjang proses pembelajaran digital," tuturnya. 

Peserta bimtek mengikuti penguatan materi dan terkait psikologi pada tahap IV.

Peserta lainnya yang juga guru matematika SMK Taman Siswa, Rizky Rahmayeni menambahkan siswa saat ini lebih mengenal dunia digital dibanding kebanyakan guru. 

Bahkan, terkadang lebih pintar serta memiliki pengetahuan dan wawasan lebih luas daripada pendidik.

"Jika kita ketinggalan (dalam pengetahuan dunia digital), maka akan makin susah proses pembelajarannya. Siswa kita sudah mengerti banyak hal dan itu harus kita imbangi," jelasnya.

Hal senada disampaikan guru SMK 3 Payakumbuh, Novri Rezky. 

Oleh karena itu, menurutnya, pengetahuan guru tentang dunia digital penting agar dapat mengimbangi pengetahuan siswa. 

Ketua DPRD Sumbar Supardi terus mendorong bimtek dengan menggelontorkan pendanaan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) dewan.

Supardi mendukung pelaksanaan bimtek agar guru-guru di Payakumbuh berkualitas sehingga melahirkan generasi mampu mengoptimalkan potensinya, termasuk melek digital, serta turut membangun daerah.

"Sebagai kota nonindustri, Payakumbuh bisa berkembang dengan memaksimalkan potensi sumber daya manusianya. Saat ini, Payakumbuh adalah satu sentra ekonomi kreatif berbasis digital di Sumbar," ungkap Supardi.(mcr10/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
guru   Siswa   bimtek   sumbar  

Terpopuler