Gelar Tasyakuran di Mal, Ansor Ingin Rangkul Kaum Milenial

Rabu, 25 April 2018 – 20:06 WIB
GP Ansor menggelar tasyakuran bertema Hubbul Wathan Minal Iman (Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman) di Green Pramuka Square, Jakarta, untuk merayakan hari lahir ke-84. Foto: GP Ansor

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor merayakan hari lahir ke-84 dengan menggelar tasyakuran bertema Hubbul Wathan Minal Iman (Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman) di Green Pramuka Square, Jakarta, Selasa (24/4).

Ini adalah kali pertama GP Ansor menggelar perayaan HUT di mal maupun pusat perbelanjaan.

BACA JUGA: Kemenkop UKM Dorong Kader Ansor Jual Produk Usaha Via Online

Menurut Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, langkah itu merupakan salah satu usaha pihaknya beradaptasi dengan perubahan.

"Alasannya, hampir 40 persen generasi milenial Indonesia setiap weekend menghabiskan waktunya di mal. Kami ingin mengenalkan Ansor kepada kelompok masyarakat kota. Kami tahu 56 persen masyarakat Indonesia saat ini tinggal di daerah perkotaan," terang Yaqut, Selasa (24/4).  

BACA JUGA: Jaman Sasar Generasi Milenial dengan Tagar #JamannyaJokowi

Pria yang karib disapa Gus Yaqut itu menambahkan, perayaan HUT di pusat perbelanjaan juga merupakan usaha GP Ansor memperkuat kemandirian ekonomi.

Pasalnya, mal merupakan tempat perputaran ekonomi yang sangat besar.

BACA JUGA: Gus Yaqut Dorong Pengembangan Penguatan Ekonomi Kader Ansor

"Karena itu, kami juga mengadakan kegiatan job fair (bursa kerja) dan pameran UMKM yang diikuti UKM kader-kader Ansor dari seluruh Indonesia," ujar Gus Yaqut.

Gus Yaqut mengatakan, pertimbangan penting lainnya adalah generari milenial perlu dirangkul dengan baik.

Pasalnya, generasi muda rawan disusupi pemikiran-pemikiran dan ideologi yang menyimpang. 

"Generasi milenial yang kami dekati yang anti-NKRI, antikeberagaman, antitoleransi. Kami lebih mendekatkan diri agar bisa memberikan pemahaman keagamaan dan kebangsaan yang benar. Mudah-mudahan ikhtiar ini berhasil," kata Gus Yaqut.

Gus Yaqut menambahkan, Ansor memiliki keteguhan selalu berada di garda terdepan dalam membela NKRI lantaran membela tanah air adalah bagian dari iman.

Menurut dia, GP Ansor selalu menempatkan soal keagamaan dan kebangsaan sebagai landasan utama.

GP Ansor moderat dan toleran terhadap berbagai perbedaan. Ansor juga menempatkan perbedaan tersebut dalam bingkai NKRI.

“GP Ansor tidak membedakan agama apa pun, tidak hanya Islam. Semua sama dan berhak atas negeri ini. Kita juga hidup berdampingan dengan berbagai suku dan etnis di negeri yang kita cintai ini,” tegas Gus Yaqut.

Sementara itu, Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy yang hadir dalam acara tersebut sangat mengapresiasi kiprah GP Ansor.

Menurut dia, GP Ansor selalu menjadi garda terdepan menjaga Indonesia dalam berbagai tantangan sejak berdiri. 

Selain itu, Ansor ikut berjuang melawan penjajah dan berada di garda terdepan saat menjaga negara dan agama dari pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Peranan GP Ansor luar biasa karena melintasi sejarah, melintasi orde karena dari pra-kemerdekaan, Orde Baru, Orde Reformasi dan tidak ada yang berubah dari semangat GP Ansor," kata pria yang karib disapa Rommy itu. 

Menurut Rommy, GP Ansor mempunyai akar yang kuat karena terdiri dari para alumni pesantren.

Dari sisi agama, sambung Rommy, GP Ansor mempunyai fondasi yang kuat dan berpegang teguh pada ahlussunnah wal jamaah. 

Hal sama diutarakan Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah. Menurut dia, masyarakat Indonesia sudah semestinya berterima kasih atas peran Ansor dalam menjaga kebinekaan, kebangsaan, dan NKRI. 

"Usia 84 semakin mematangkan Ansor menjadi salah satu bagian penting dari bangsa ini dalam menjaga dan memperkuat NKRI," kata Basarah. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Fujifilm Sasar UKM dan Generasi Milenial


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler