Gemuruh Terdengar di RS Islam Ibnu Sina Magelang, Anak Penjual Soto Sering Menangis

Selasa, 13 Juli 2021 – 09:00 WIB
Suasana rumah sakit mangkrak Ibnu Sina Magelang, saat malam. Foto: LUQMAN SULISTIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG

jpnn.com, MAGELANG - Sudah sekitar sepuluh tahun Rumah Sakit Ibnu Sina Magelang mangkrak. Kondisi tak terawat. Rumput liar memenuhi setiap sudut bangunan.

Suatu malam, awak Radar Semarang penasaran pengin mengunjungi rumah sakit yang dianggap angker itu.

BACA JUGA: Masih Ada Misteri di Kasus Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie, Siap-Siap Saja ya

Suasana di RS Ibnu Sina Magelang gelap gulita. Dengan modal penerangan senter seadanya, kru Radar Semarang masuk ke kompleks rumah sakit.

Tim Radar Semarang datang berempat, tetapi salah satu memilih menunggu di jalan raya. Ia enggan masuk.

BACA JUGA: Cerita Mistis Tanjakan Batu Babi, Ada Pejabat Dapat Tawaran dari Seorang Perempuan

Dengan mengumpulkan keberanian, satu perempuan dan dua laki-laki dari tim itu masuk.

Suasana pun sangat sepi. Hanya ada suara jangkrik yang saling bersautan. Saat itu jam menunjukkan pukul 22.15.

BACA JUGA: 6 Manfaat Air Jahe Campur Lemon, Bikin Pria Makin Perkasa

Awalnya tim hanya sekadar berdiri di halaman depan rumah sakit.

Namun, karena penasaran kami mendekat ke tempat lobi bangunan. Aura langsung berbeda. Tidak seperti saat di luar kompleks rumah sakit.

Selama hampir sepuluh menit kami di lobi, tiba-tiba teman perempuan bernama Riri merasakan hal aneh.

"Kakiku kok yang kiri panas ya,” kata Riri.

Tim pun mencoba meyakinkannya kalau tidak apa-apa. Rasa penasaran dan ingin masuk ke dalam ruang rumah sakit kosong itu pun makin tinggi.

Namun, sayangnya pintu terkunci. Ingin mencari pintu alternatif lain, tetapi sayangnya jalan samping rumah sakit sudah tertutup rumput yang lebat.

Sehingga kami putuskan untuk mengambil foto dari lobi rumah sakit dan beberapa sudut lainnya.

Namun, kali ini Riri kembali merasakan yang aneh. Ia mendengar suara gemuruh di sekitar bangunan rumah sakit.

Memang, sepintas agak mendengar, seperti ada bunyi gemuruh tersebut. Seperti ada yang sedang beraktivitas di dalam rumah sakit itu. Namun, tidak ada orang dan kondisinya sangat gelap.

Seorang tukang tambal ban bernama Fany, yang ada di samping rumah sakit Ibnu Sina pernah bercerita, ketika masuk ke komplek RS Ibnu Sina beberapa orang sering merasa panas badannya.

Kemudian setelah itu akan melihat makhluk halus di sana.

"Suasana berbeda kalau masuk ke Rumah Sakit Ibnu Sina, rasanya panas. Beberapa orang ada yang melihat kuntilanak, pocong, kemudian sosok anak kecil,” katanya.

Menurut Fany, dulunya saat pembangunan rumah sakit tersebut, para pekerja proyek sering melihat penampakan makhluk halus dan membuat mereka tidak kerasan.

Karena keangkerannya itu, setiap Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon banyak orang yang melakukan uji nyali di Rumah Sakit Ibnu Sina.

"Sudah banyak mas yang datang untuk uji nyali. Karena terkenal angker," imbuhnya.

Cerita tentang keangkeran RS Ibnu Sina juga datang dari Rano, warga yang mengontrak rumah di dekat RS tersebut.

Dia menempati rumah tersebut sejak lima tahun lalu. Ketika pertama menempati rumah itu, sang istri sempat kerasukan makhluk halus.

“Makhluk halus pasti banyak mas, karena kan rumah sakit mangkrak tidak terawat,” tutur penjual soto ini.

Ia juga mengatakan, anaknya yang berumur enam tahun sering menangis, ketika diajak bermain ke halaman RS Ibnu Sina.

Sebelum menangis, anaknya itu biasanya memandangi sekitar rumah sakit.

“Anak saya yang umur enam tahun memang istimewa, bisa melihat hal-hal gaib. Namun, ia belum bisa berbicara,” kata Rano.

Di samping itu, Rano juga pernah melihat mobil mogok di halaman RS karena ditumpangi pocong.

Namun, saat pocong itu menghilang mesin hidup mobil menyala kembali.

“Kejadian itu dialami oleh salah satu orang yang sedang test drive mobil di halaman rumah sakit saat malam hari,” kata Rano. (man/zal)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler