Gencatan Senjata Hari Ke-2, Jalur Gaza Normal

Kamis, 07 Agustus 2014 – 07:55 WIB

jpnn.com - GAZA – Gencatan senjata Israel dan Palestina memasuki hari kedua. Kemarin (6/8) aktivitas masyarakat jalur Gaza mulai normal kembali. Mesir yang ikut memprakarsai gencatan senjata 72 jam alias tiga hari tersebut sibuk melobi kedua belah pihak untuk menjadikan gencatan senjata itu permanen.

Di tengah absennya desing peluru dan dentuman meriam, masyarakat Kota Gaza beraktivitas lagi. Distrik komersial kembali hidup. Toko-toko dan sejumlah bank buka lagi. Transaksi perdagangan kembali terjadi. Bahkan, para nelayan telah melaut.

BACA JUGA: Mutilasi dan Masak Jasad Orang Tua Kandung

’’Tampaknya, para penduduk Gaza mulai percaya pada gencatan senjata kali ini,’’ terang koresponden Agence France-Presse di Gaza.

Sementara itu, penduduk Gaza kembali menikmati kehidupan normal. Para diplomat Mesir sibuk berdialog dengan perwakilan pemerintah Israel dan Palestina di Kota Kairo. Tujuan Mesir hanya satu, menjadikan gencatan senjata itu abadi.

BACA JUGA: Terinspirasi Pemerkosaan Masal, Fotografer India Tuai Kecaman

Karena itu, para diplomat Mesir menemui diplomat Israel dan Palestina secara terpisah untuk mendengarkan syarat dan tuntutan yang diajukan kedua belah pihak.

Kepada Mesir, diplomat-diplomat Palestina menegaskan bahwa mereka hanya ingin berdialog dengan Israel melalui para intelijen Negeri Piramida tersebut. Palestina, tampaknya, masih enggan berdialog langsung dengan Israel.

BACA JUGA: Pria Berjenggot dan Wanita Berjilbab Dilarang Naik Bus

Tetapi, Hamas yang tunduk pada kesepakatan gencatan senjata mulai berancang-ancang. Mereka tidak akan diam saja jika dialog dengan Israel gagal.

’’Delegasi kami yang bertolak ke Kairo membawa mandat masyarakat yang bersatu. Yakni, perlawanan dan pengorbanan. Kami tidak bakal mundur jika tuntutan kami belum terpenuhi,’’ tegas Ismail Haniya, mantan perdana menteri (PM) Palestina di jalur Gaza.

Orang nomor dua dalam hierarki politik Hamas itu mengisyaratkan penolakan terhadap ide perlucutan militan Palestina di Gaza. (AP/AFP/hep/c14/tia)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kota di Tiongkok Larang Pria Berjanggut Naik Bus


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler