Geng Motor di Makassar Sadis Banget, Tangan Rahmatullah Nyaris Putus, Soni Tertancap Busur

Senin, 14 Maret 2022 – 13:10 WIB
Korban penyerangan geng motor dirawat di rumah sakit: Foto: Dok. Polrestabes Makassar

jpnn.com, MAKASSAR - Kawanan geng motor menyerang dua orang pemuda asal Dusun Massamaturu, Desa Palalakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Penyerangan geng motor itu terjadi di perbatasan Kota Makassar dan Takalar pada Minggu (13/3) malam.

BACA JUGA: Kabar Terbaru Kasus Bripka AA Menembak Warga di Makassar, Detik-detik Menegangkan

Kedua pemuda yang menjadi kebrutalan para bandit, yakni Rahmatullah (26) dan Soni.

Akibat penyerangan itu, korban Rahmatullah mengalami luka serius. Tangan kirinya nyaris putus akibat ditebas senjata tajam.

BACA JUGA: Ternyata Begini Kronologis Bripka AA Tembak Warga di Makassar, Oalah

Sementara rekannya, Soni terkena busur di bagian paha.

Kapolrestabes Makassar Kombes Budhi Haryanto membenarkan peristiwa tersebut.

BACA JUGA: Polisi Tangkap Komplotan Perampok Emas Batangan di Makassar, Begini Kronologinya

"Iya, benar, kejadiannya di perbatasan Makassar-Takalar. Para pelaku menyerang dengan menggunakan parang, busur," katanya.

Budhi menambahkan saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Polres Takalar untuk mengungkap para pelaku.

"Kami melakukan koordinasi dengan Polres Takalar, karena kejadiannya di perbatasan," tambahnya.

Dari keterangan korban peristiwa terjadi pada Minggu malam. Korban Rahmatullah dan Soni tengah mengendarai sepeda motor menuju Takalar.

Di tengah perjalanan mereka melihat seorang wanita bersama motornya yang tergeletak di tengah jalan.

Hendak ingin membantu wanita tersebut, kedua korban melihat sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar sembilan orang melepaskan anak busur serta senapan angin ke arah mereka.

"Saat ini kami tengah melakukan pengejaran para pelaku," kata Kombes Budhi. (mcr29/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kawanan Perampok Bersajam Beraksi, Satpam Disekap di Gudang, Kerugian Rp 400 Juta


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : M Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler