Genjot Pariwisata, Jatim Dorong Optimalisasi Bandara

Selasa, 15 Mei 2018 – 10:23 WIB
Gubernur Jawa Timur Soekarwo Ilustrasi by: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Pemprov Jawa Timur mendorong Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang dan Bandara Banyuwangi bisa menjadi bandara internasional untuk menopang industri pariwisata.

Hal itu tidak lepas dari potensi pariwisata di Jatim yang masih sangat besar.

BACA JUGA: Industri Pariwisata Ciptakan 2,4 Juta Lapangan Kerja

Namun, untuk bisa mengakses tempat-tempat wisata, dibutuhkan infrastruktur memadai.

Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan, Bandara Internasional Juanda Surabaya saat ini sudah overload.

BACA JUGA: Seperti ini Cara Kemenhub Dukung Pariwisata di Padang

Lalu lintas penumpang mencapai 21 juta. Padahal, idealnya hanya delapan juta orang.

’’Akses Surabaya–Malang bisa enam jam saat weekend. Jadi, kita butuh infrastruktur yang lebih bagus,’’ ujarnya dalam FGD Collaborative Destination Development yang diadakan Angkasa Pura I, Senin (14/5).

BACA JUGA: Mantap! Industri Pariwisata Kepri Hasilkan Rp 4,8 Triliun

Akses tersebut sangat penting untuk menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang makin diminati wisatawan mancanegara.

Akses tol menuju TNBTS melalui Probolinggo juga telah disediakan.

’’Yang harus dilakukan, untuk melewati Probolinggo dan Bromo, ada destinasi baru yang harus diisi. Ini tawaran kepada Asita (Asosiasi Agen Tur dan Travel Indonesia, Red) untuk mengisi destinasi baru,’’ kata Soekarwo.

Pada 2017, tercatat ada 625 ribu wisman ke Jatim dan 58 juta wisatawan nusantara. Tujuan 24 persen wisatawan nusantara adalah Malang Raya.

Karena itu, strategi yang dioptimalkan untuk menambah destinasi adalah menjadikan Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang dan Bandara Banyuwangi sebagai bandara internasional.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan PT Angkasa Pura I Devy Suradji menjelaskan, bandara menjadi entry point pertama saat wisatawan masuk.

’’Jadi, bandara ini yang harus terus dikembangkan sehingga penumpang yang datang tidak sekali, tapi bisa berulang,’’ tutur Devy. (puj/c14/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gunung Agung Erupsi, Kunjungan Wisman Turun 15 Persen


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler