Genjot Telemarketing, AXA Mandiri Pede Raih Rp 700 M

Kamis, 14 Desember 2017 – 11:35 WIB
Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus (kanan). Foto: Adrianto/Indopos/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menggenjot pemasaran lewat jalur distribusi telemarketing.

Dengan mengolah data terbaru nasabah Bank Mandiri, telemarketing AXA Mandiri berhasil mendongkrak kinerja hingga di atas 20 persen tahun ini.

BACA JUGA: AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Khusus Jantung dan Strok

’’Kami optimistis hingga akhir tahun ini produksi premi dari telemarketing bisa mencapai Rp 700 miliar, naik dari tahun lalu yang sebesar Rp 575 miliar. Sekarang telemarketing menjadi jalur distribusi alternatif paling efektif,’’ ujar Director of Alternative Channel AXA Mandiri Henky Oktavianus, Selasa (12/12).

Produksi telemarketing memang melonjak. Sebab, tahun ini AXA Mandiri melakukan recycle dan analisis ulang data nasabah Bank Mandiri untuk menemukan nasabah-nasabah potensial.

BACA JUGA: AXA Mandiri Pimpin Pasar Distribusi Bancassurance

Hal tersebut tidak dilakukan tahun lalu karena masih dalam siklus penggunaan data.

’’Data nasabah terbaru inilah yang kami optimalkan melalui telemarketing,’’ ucapnya.

BACA JUGA: AXA Mandiri Percepat Layanan Pengajuan Klaim

Ada tiga jalur distribusi alternatif yang menjadi andalan AXA Mandiri.

Yakni, telemarketing menyumbang pendapatan 95 persen. Dua lainnya merupakan jalur alternatif baru, yaitu digital dan korporat.

Secara keseluruhan, pendapatan AXA Mandiri saat ini masih ditopang jalur bancassurance dengan kontribusi 75 persen.

Namun, bancassurance ditengarai bakal menurun pada masa depan.

 ’’Ke depan asuransi harus mengandalkan jalur distribusi alternatif karena jalur distribusi in branch tidak akan naik lagi,’’ katanya.

Menurut Henky, perilaku nasabah perbankan mulai berubah.

’’Sekarang kami jualan ke nasabah-nasabah yang tidak lagi datang ke kantor cabang Bank Mandiri. Jadi, kami yang harus proaktif menjemput nasabah,’’ tambahnya.

Kini AXA Mandiri masih memimpin pasar industri asuransi jiwa Indonesia di jalur telemarketing dengan pangsa pasar 23 persen.

Selain telemarketing, kanal distribusi AXA Mandiri lainnya, yakni bancassurance, masih memimpin dengan pangsa pasar 18,6 persen.

’’Saat ini metode tatap muka masih diperlukan. Tapi, ke depan pasti berubah sesuai zaman,’’ katanya. (tih/wir/c15/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... AXA Mandiri Targetkan Unit Usaha Syariah Tumbuh 15 Persen Lebih


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler