Genjot UMKM, LKPP Sediakan Aplikasi untuk Promosi Produk

Jumat, 04 Agustus 2017 – 01:52 WIB
Ilustrasi UMKM. FOTO: Radar Kudus/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus menunjukkan pertumbuhan.

Karena itu, pemerintah berupaya menumbuhkan ekosistem UMKM yang sehat.

BACA JUGA: Sasar UMKM, Bank DKI Tambah Kantor Layanan di Pasar

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mengundang para stakeholder di Jakarta Creative Hub, Thamrin, Selasa (18/7).

Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP Robin Asad Suryo mengatakan, UMKM berkontribusi besar andil besar produk domestik bruto (PDB).

BACA JUGA: Bank Jatim Siapkan Kredit Rp 30 Triliun, 86 Persen untuk UMKM

Menurut dia, UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia yang mampu bertahan terutama pascakrisis ekonomi.

Karena itu, untuk meningkatkan daya saing UMKM, LKPP memberikan pengetahuan lebih luas dengan memberi kesempatan dan peran para pebisnis dalam mengikuti pengadaan barang/jasa pemerintah.

BACA JUGA: BRI Sukses Salurkan KUR Rp 120 Triliun

Salah satu upaya adalah merilis aplikasi Vendor Directory.

Aplikasi tersebut dapat menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk barang dan jasanya.

Dengan adanya aplikasi tersebut, UMKM diharapkan dapat mempertahankan eksistensinya dalam persaingan global saat ini.

”Hal ini juga berkesinambungandengan program Gerakan UMKM 3.0–Gerakan UMKM Menuju Digital yang digagas oleh GOUKM.id,” kata Robin.

Vendor Directory ini menjadi awal bagi LKPP untuk merangkul UMKM berbisnis dengan pemerintah.

Vendor Directory diharapkan mampu menjadi platform oleh UMKM untuk terus mempertahankan bisnisnya.

Tujuan dari dibuatnya Vendor Directory, imbuh Robin, untuk memperkenalkan kepada pemerintah bahwa UMKM yang mampu memberikan pelayanan barang dan jasa.

Terutama kepada UMKM yang pernah mengikuti proses sistem pengadaan secara elektronik (SPSE). (rio)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Berdayakan Masyarakat, KAI Bangun Pojok UMKM


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler