Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai

Minggu, 03 Juli 2022 – 07:01 WIB
Kick off ‘gerakan guna ulang Jakarta’ oleh Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) Enviu di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (1/7). Foto: Ryana Aryadita Umasugi/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) dan Zero Waste Living Lab (ZWLL) Enviu memulai ‘Gerakan Guna Ulang Jakarta’.

Executive Director GIDKP Tiza Mafira mengatakan program ini juga untuk mendukung upaya pengurangan plastik sekali pakai.

BACA JUGA: Greenpeace Ajak Masyarakat Pakai Produk Guna Ulang Dalam Keseharian

“Minimnya akses terhadap alternatif sistem guna ulang menjadi salah satu hambatan terbesar. Untuk itu, Gerakan Guna Ulang Jakarta mengedukasi masyarakat tentang alternatif gaya hidup guna ulang,” ucap Tiza dalam acara tersebut, di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (1/7).

Tiza menjelaskan kegiatan tersebut bisa memberikan banyak manfaat bagi lingkungan dan menyadarkan masyarakat untuk mulai mengubah dan mengurangi konsumsi plastik sekali pakai.

BACA JUGA: Soroti Gerakan Jakarta Sadar Sampah, PSI: Jangan Hanya Seremonial

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki peraturan tentang pelarangan penggunaan kantong plastik sejak 2020 lalu. Untuk mencapai pengurangan sampah plastik 30 persen pada 2025, Jakarta perlu memanfaatkan upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, selain kantong plastik.

Di tempat yang sama, Indonesia Program Lead ZWLL Enviu Darina Maulana menuturkan kemasan makanan, produk rumah tangga atau peralatan makan sekali pakai masih mencemari perairan Jakarta.

BACA JUGA: Jadwal Jakarta Fair Hari Ini, Ada Fourtwnty di Panggung Utama

Meskipun terlihat lebih ekonomis, sampah kemasan sekali pakai sulit untuk didaur ulang. Hal itu meningkatkan biaya pengelolaan sampah lokal dan menurunkan kualitas lingkungan.

“Gerakan Guna Ulang Jakarta memberikan kemudahan untuk mengadopsi gaya hidup guna ulang yang terdiri dari startup-startup yang berambisi mengubah dunia,” kata Darina.

Dari pantauan JPNN.com di lokasi, acara ini juga menghadirkan sejumlah startup seperti QYOS, Koinpack, dan ALLAS.

QYOS merupakan startup yang menyediakan mesin isi ulang otomatis untuk produk rumah tangga di toko-toko dekat kompleks perumahan.

Selanjutnya, Koinpack mengoperasikan sistem pengemasan inovatif yang dapat digunakan kembali untuk menggantikan kemasan sekali pakai lainnya dengan memberikan deposit dan insentif.

Kemudian, ALLAS adalah penyedia kemasan pengantaran makanan online berkelanjutan pertama di Jakarta.

“Lewat inisiatif ini, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup guna ulang dapat menjadi pilihan nyata dan mudah bagi semua orang dan pemangku kepentingan terkait, seperti produsen, ritel dan masyarakat sebagai pengguna,” tuturnya. (mcr4/jpnn)


Redaktur : M. Kusdharmadi
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler