Greenpeace Ajak Masyarakat Pakai Produk Guna Ulang Dalam Keseharian

Sabtu, 18 Juni 2022 – 19:41 WIB
Kemasan air minum galon guna ulang. Foto: dok Aspadin

jpnn.com, JAKARTA - Greenpeace mengajak masyarakat menggunakan wadah atau kemasan guna ulang dan isi ulang dalam kehidupan sehari-hari. 

Selain itu, organisasi lingkungan ini juga mengajak masayarakat untuk turut meminta produsen agar segera beralih ke produk refil dan reuse, serta membuka peta jalan pengurangan sampah mereka ke publik.

BACA JUGA: Pakai Minyak Zaitun Sebagai Pelumas Seks? Harap Baca ini Dulu, ya!

“Kami akan terus mengkampanyekan pemakaian guna ulang ini melalui sosial media,” ujar Juru Kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi saat memperingati Hari Isi Ulang Sedunia yang jatuh pada 16 Juni 2022 lalu.

Lewat akunnya Instagram, Greenpeace juga mengajak warganet yang sudah mulai menghindari plastik sekali pakai untuk membagikan pengalaman mereka.

BACA JUGA: Menteri Erick: Saya Berdoa Pupuk Indonesia Grup Jadi Pemain Global

Kasubdit Tata Laksana Produsen Direktorat Pengurangan Sampah KLHK Ujang Solihin Sidik dalam sebuah webinar mengatakan kemasan guna ulang didesain untuk bisa dipakai ulang.

Otomatis potensi sampahnya juga akan jauh berkurang karena sudah pasti akan ditarik lagi untuk diisi kembali.

BACA JUGA: Kepala BPOM Sampaikan Poin Penting Dalam Pengaturan Pelabelan AMDK

“Sementara, yang didesain untuk sekali pakai, potensi untuk jadi sampahnya sangat tinggi. Kalau produsennya tidak bertanggung jawab untuk mengumpulkan kembali untuk kemudian mendaur ulang, ini akan menjadi sampah karena kemasan sekali pakai ini tidak bisa dipakai ulang untuk air minum,” kata Ujang Solihin.

Dia menyampaikan selama ini jenis-jenis plastik PET atau sekali pakai termasuk yang paling tinggi tingkat daur ulangnya, yaitu sekitar 23-24 persen.

Hal itu karena memang industri Indonesia saat ini, daur ulangnya baru fokus hanya pada PET dan belum jenis plastik yang lain.

Padahal, jenis plastik yang lain sangat banyak, bahkan yang paling banyak jenis plastik yang disebut plastik yang multilayer.

“Ketika bicara kemasan sampah AMDK, perlu kami tegaskan apa pun jenis plastiknya, baik PC, PET atau jenis lain, kami ingin memastikan produsennya harus bertanggung jawab untuk menarik lagi untuk didaur ulang jika dirancang untuk sekali pakai. Itu yang ingin kami tegaskan,” tegasnya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler