Gerebek Arena Judi, Dapatnya Sabu

Jumat, 03 Juli 2015 – 00:47 WIB
Ilustrasi.

jpnn.com - SELONG - Tim gabungan Polres Lombok Timur, NTB menggerebek sejumlah arena judi di wilayah Masbagik, Kamis (2/7) dini hari. Selain menangkap para pelaku judi, dalam penggerebekan itu, polisi menemukan narkoba jenis sabu-sabu.    

”Ditemukan 11 paket sabu seberat 4,37 gram,” kata Kapolres Lotim AKBP Heri Prihanto dalam konferensi pers di mapolres setempat, pagi kemarin.

BACA JUGA: Tebas Leher Menantu, Bapak Tenteng Pedang Berlumuran Darah ke Markas Polisi

Pada kesempatan itu, Heri yang didampingi beberapa anggotanya menunjukkan delapan pelaku yang dicokok. Selain para pelaku, ada juga uang Rp 8 juta, sejumlah alat hisap sabu, bungkusan untuk memilah narkoba, juga kartu domino untuk bermain judi. ”Ada pengedar, ada pengguna, ada juga penjudi,” jelasnya.

Dijelaskan, penggerebekan ini bermula dari laporan warga. Mereka merasa terganggu dengan aktivitas sejumlah remaja yang bermain judi dan diduga melakukan pesta narkoba. 

BACA JUGA: Dosen Bejat, Sangat Bejat! Remas-remas Anunya Bocah SMP

Benar saja, saat tim gabungan yang terdiri dari Satnarkoba, Satreskrim, dan Satsabhara turun ke lokasi, mereka menemukan sejumlah penjudi yang sedang teler karena pengaruh narkoba. Tak berhenti sampai di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan dan melanjutkan penggerebekan di empat lokasi berbeda. 
    
Tak ada perlawanan berarti dalam penangkapan tersebut. Salah seorang pelaku menuturkan, saat penangkapan, mereka sedang asyik bermain domino. Tiba-tiba sejumlah polisi berpakaian preman dan seragam lengkap mendobrak pintu rumah tempat mereka bermain. ”Tidak sempat kabur, langsung kita ditangkap,” ujarnya.

Aktivitas judi itu, kata dia, dilakukan untuk mengisi waktu luang saja. Sedangkan untuk narkoba, setiap paket kecil dijual seharga Rp 350 ribu. Semuanya didapat dari Mataram untuk diedarakan di seputaran Lombok Timur. Kini mereka terancam hukuman minimal lima tahun penjara.

BACA JUGA: Duh! Anak SD Tertangkap Bawa Sabu

Kapolres menambahkan, pihaknya tak akan berhenti melakukan penindakan terhadap berbagai gangguan kamtibmas yang ada. Jajaran kepolisian katanya menggunakan cara baru dalam pengungkapan kasus. Tak lagi bekerja parsial, berbagai unit disatukan untuk mendapat hasil maksimal. ”Seperti kali ini yang kerja keras kan dari Sabhara, Satnarkoba, dan Satreskrim,” katanya. (yuk/r3)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ditusuk Teman Nongkrong, Inalillahi...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler