Gila! Tiongkok Punya Lebih Banyak Miliarder Ketimbang AS

Jumat, 16 Oktober 2015 – 06:26 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com - LUAR biasa. Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi, Tiongkok ternyata mampu menyalip Amerika Serikat dalam urusan negara dengan paling banyak miliarder.

Menurut survei Hurun Rupert yang dirilis Kamis (15/10), jumlah miliuner di Tiongkok tercatat 596 orang, meningkat tajam dibanding tahun lalu yang hanya di angka 242.

BACA JUGA: Bikin Merinding, Mayat Pria Ini Tiba-tiba Hidup Kembali saat Hendak Diautopsi

Sementara AS, tercatat memiliki 537 miliarder.

"Meskipun terjadi perlambatan ekonomi, orang kaya di Tiongkok semakin tumbuh seperti menantang gravitasi. Ini catatan terbaik mereka, menciptakan miliarder terbanyak dari negara manapun hanya dalam satu tahun," ujar publisher Hurun Report, Rupert Hoogewerf, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (15/10).

BACA JUGA: Waduh! Mantan Suami Khloe Kardashian itu Terkapar di Rumah Bordil

Menurut pria Luksemburg yang memiliki nama Tiongkok Hu Run itu, pengusaha properti dan hiburan Wang Jianlin tercatat sebagai pengusaha paling kaya, menggeser pendiri Alibaba, Jack Ma. Kekayaan Wang melonjak 50% menjadi USD 34,4 miliar.

Empat pengembang properti masuk ke 10 besar, sementara miliarder teknologi juga menyumbang empat, termasuk Tencent (IT) yang didirikan oleh Pony Ma Huateng di tempat keempat, dan Xiaomi Technology (smartphones, investment) yang didirikan oleh Le Jun and family di posisi kelima. (Lihat Daftar)

BACA JUGA: Band Ini Dilarang Tampil di Festival Musik karena Dituduh Menyembah Setan

"Industri teknologi informasi juga sangat booming. Itu adalah sumber pertumbuhan tercepat, dengan jumlah individu dari industri melompat 43 persen dari tahun lalu," terang Hoogewerf.

Hebatnya lagi, karena berbagai faktor kesulitan untuk menghitung kekayaan, Hurun Report mengungkap adanya kemungkinan jumlah miliarder yang sebenarnya mencapai dua kali lipat dari perkiraan awal.

Dan masih menurut Hurun, 16 dari 1.877 orang di daftar miliarder ini, punya masalah dengan pihak berwenang di Tiongkok, tujuh di antaranya di bawah penyelidikan, empat menunggu hukuman dan tiga menghilang. (adk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rilis Rekaman Suara, ISIS Pede Menang Perang atas Rusia dan AS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler