Giliran Nasabah Bank Mandiri Dibobol

Rabu, 25 Mei 2011 – 11:15 WIB
KOTA- Pembobolan dana milik nasabah di perbankan nasional kembali terjadiSetelah Citibank dan Bank Mega, kali ini korbannya adalah Ahmad Tohar Rusman (63) warga Bukit Timah, Dumai

BACA JUGA: Fadel Cabut Aturan Baru Pungutan ke Nelayan

Lelaki itu kehilangan sebesar Rp85 juta yang tersimpan di rekening Bank Mandiri cabang Sultan Syarif Kasim Dumai.

Kuasa hukum Ahmad Tohar Rusman, Boy Febianto mengatakan pihaknya akan menuntut pertanggungjawaban Bank Mandiri atas kerugian yang dialami kliennya
Sebab, hilangnya dana sebesar Rp85 juta itu dipastikan karena kelalaian karyawan bank milik pemerintah tersebut

BACA JUGA: Defisit APBN Bengkak Rp 16 T

"Kami akan giring terus hingga tuntas
Sampai bank membayar ganti rugi yang dialami," tegas Boy.

Boy menyebutkan pihaknya sudah bertemu dengan auditor Bank Mandiri

BACA JUGA: Pengambilalihan Inalum Masuk Tahap Audit

Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa dana milik Ahmad Tohar masih adaAuditor tersebut, beber dia, menyebutkan bahwa uang milik kliennya itu tidak hilang seperti dalam laporan yang disampaika kepada kepolisian.

"Mereka menyebutkan klien kami tidak dirugikan, karena uang itu ada dan tidak hilangJustru pihak bank yang dirugikanTerang saja ini membuat kita kagetFaktanya jelas-jelas Ahmad Tohar sebagai nasabah yang dirugikanKalau memang uang itu ada, mengapa ketika rekening itu mau dicairkan saldonya sudah tidak ada lagi," kata Boy dengan nada tanya.
 
Sementara, BM Bank Mandiri Sultan Syarif Kasim, Yedi Mulyadi, ketika dihubungi Dumai Pos (JPNN Grup), menyebutkan, bahwa pihaknya masih melakukan audit terkait adanya laporan nasabahnya tersebut"Auditnya masih berlangsung dan belum ada hasil," ujarnya.

Yedi Mulyadi mengakui sudah menerima panggilan dari Unit Reskrim Polres Dumai terkait adanya laporan dari nasabah Bank Mandiri tersebut"Saya tidak tahu (sebagai saksi atau tersangka)Yang jelas dalam surat itu meminta kehadiran saya pada hari Rabu (hari ini, red)Mungkin ada kaitannya dengan laporan nasabah," terangnya.(one/fuz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertamina Minta Harga LPG 12 Kg Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler