GMPG Desak Elite Golkar Pulihkan Citra Partai

Minggu, 19 November 2017 – 15:05 WIB
Partai Golkar. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) Almanzo Bonara menilai, penahanan Setya Novanto merupakan babak baru bagi masa depan partai berlambang beringin yang kian terpuruk semenjak dipimpin tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.

Elite Golkar menurutnya harus memulai proses pemulihan citra partai sejalan dengan proses hukum ketua DPR sekaligus ketua umum partainya itu di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA: Jokowi dan Pak JK Bersaing di Kasus Setya Novanto?

"Partai ini sudah lama terpuruk akibat korupsi yang melibatkan ketua umum Setya Novanto, hasil survei telah menujukan elektabilitas partai menjadi anjlok, citra partai semakin rusak," ujar Almanzo, Minggu (19/11).

Di sisi lain, lanjutnya, dalam waktu yang begitu dekat partainya akan diperhadapkan dengan momentum politik pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019. Tentu saja, kasus Setnov menjadi beban partai baik secara moral maupun secara politik.

BACA JUGA: Fraksi PPP Prihatin DPR Dipimpin Tersangka

Karena itu, GMPG memandang status quo kepemimpinan Novanto tidak bisa dipertahankan lagi. Sekarang sudah waktunya bagi Partai Golkar melakukan perubahan.

"Para senior Golkar sudah menegaskan untuk segera melakukan munas (musyawarah nasional-red), kami menilai bahwa hanya itu mekanisme yang tepat untuk memulihkan kondisi partai Golkar saat ini," tegas dia.

BACA JUGA: Begini Komentar PDIP soal Setya Novanto

Munas juga dianggap sebagai jalan dan solusi terbaik untuk memelambungkan (rebound-red) kembali partai Golkar yang sudah terkoyak di bawah kepemimpinan Setya Novanto.

"Kami mendesak DPP Partai Golkar dan DPD I Golkar untuk segera melakukan langkah penyelamatan partai dengan segera menggelar Munas. Kondisi ini tidak bisa dipertahankan dalam status quo begitu saja," tambah Almanzo. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... PAN Sarankan Setya Novanto Legowo Lepas Jabatan Ketua DPR


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler