GoFood Terapkan 6 Protokol Sesuai Pedoman BPOM

Rabu, 03 Juni 2020 – 19:50 WIB
Ilustrasi Gojek. Foto: Gojek

jpnn.com, JAKARTA - GoFood menjalankan enam protokol sesuai pedoman Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) demi mewujudkan keamanan makanan, terutama di tengah pandemi COVID-19.

Enam protokol tersebut meliputi penggunaan masker, penyemprotan disinfektan secara berkala, pengecekan suhu tubuh driver, penggunaan segel makanan, sticker penjaga jarak kasir dan antrian, dan menyediakan tempat cuci tangan.

BACA JUGA: GoFood Rajai 75 persen Pangsa Pasar Layanan Pesan-Antar Makanan

”Kesehatan masyarakat adalah prioritas kami, bersama dengan mitra kami. Tentu saja kami mendukung dan berupaya mengikuti pedoman dari BPOM,” Head of Marketing GoFood, Marsela Renata, saat talk show “Food Safety di Masa Adaptasi Pandemi jadi Kunci Penanganan Covid-19” yang dihadiri GoFood, BPOM, dan Unicef, di Graha BNPB dan disiarkan langsung secara digital, Rabu (3/6).

Sebagai layanan pesan-antar makanan terbesar di Indonesia, tugas utama GoFood adalah memastikan informasi dan edukasi berkaitan protokol dimaksud tersampaikan kepada seluruh mitra dan merchant.

BACA JUGA: GoFood Festival Pacific Century Place, Kulineran Para Karyawan Kantoran di SCBD

”Kami terus edukasi mitra kami secara aktif dan konsisten, agar mereka tahu pedoman tersebut. Edukasi secara aktif dan rutin karena kami perpanjangan tangan dari BPOM dalam hal ini,” tegasnya.

Renata mengatakan, GoFood turut serta dalam “mengawal” proses produksi dan pengantaran makanan berbasis online itu. Dari hulu ke hilir.

BACA JUGA: Begini Cara Gojek Melindungi Pengguna dan Mitra di Era New Normal

”Kami punya digital tools ke merchant kami. Kami juga sediakan masker, hand sanitizer, dan sabun ke sebanyak 50 ribu outlet mitra kami,” terangnya.

Dari sisi mitra pengemudi yang bertugas menjemput dan mengantar makanan, diperkuat lagi aspek kesehatan dan keamanannya dengan menyediakan posko aman.

“Mulai dari pengecekan tubuh berkala, paket sanitasi kesehatan, dan bisa disenfektan kendaraan mitra. ”Gojekcadalah  layanan on demand pertama, yang menampilkan status tubuh dan status keamanan mitra,” tegasnya.

Direktur Pengawasan Pangan Olahan Risiko Sedang dan Rendah pada Deputi Pengawasan Pangan Olahan BPOM Emma Setyawati mengatakan, pihaknya memang berkoordinasi dengan GoFood berkaitan pedoman keamanan dan kesehatan makanan itu.

”BPOM telah membuat manajemen bagaimana menangani pangan ini saat dikonsumsi tetap aman. Mulai dari pihak produsen, distributor, jasa pengantaran, dan ada banyak yang dilibatkan,” ujarnya.(mg7/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
GoFood   BPOM   Pandemi   Virus corona  

Terpopuler