Gorontalo Sukses Pikat Investor Timur Tengah

Jumat, 14 Oktober 2016 – 12:39 WIB

jpnn.com - GORONTALO – Sektor perikanan, pariwisata dan panas bumi menjadi daya tarik investor Timur Tengah untuk menanamkan investasinya di Provinsi Gorontalo.

Para investor yang datang ke Gorontalo dalam rangka temu usaha Indonesia Midle East Update (IMEU), langsung menunjukkan keseriusan mereka berinvestasi di malam pembukaan. 

BACA JUGA: Penjualan Truk Mitsubishi Mulai Membaik

Investasi di bidang pariwisata dengan mengembangkan Pulau Saronde di Gorontalo Utara. Kemudian kerja sama impor ikan tuna dan panas bumi di bidang perikanan ikan tuna menjadi beberapa kerjasama yang terjalin.

“Kami bersyukur pertemuan IMEU ini banyak menghasilkan kerjasama antara pengusaha Gorontalo dengan Timur Tengah. Mereka sangat tertarik dengan potensi yang tersimpan di Gorontalo, bahkan dalam diskusi terbatas di malam pertama pembukaan IMEU, sudah tercapai dua kesepakatan investasi,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

BACA JUGA: Peluncuran Tahap II: Rumah Rp 149 Juta di Citra Maja

Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Winarni Monoarfa. Menurutnya, kesepakatan yang muncul di antaranya yaitu, impor ikan tuna ke Yordania sebanyak 25 ton per hari fresh grade C. 

Kemudian Al Hamrawe Trading Company berencana membeli tepung kelapa sebanyak lima container, dan charcoal juga sebanyak lima kontainer dari PT. Trijaya Tangguh dan UD Agro Pratama.

BACA JUGA: BNI Raih Pendapatan Bunga Bersih Rp 21,87 Triliun

Di sektor pariwisata, munculmya kesepakatan antara Adwar Group Hissam Adwar dari Mesir dengan PT. Gorontalo Alam Bahari untuk membangun 20 cottages Pulau Saronde.

Selain itu, dua investor, PT Al Subol General Trading asal Kuwait dan Al Fanaar dari Arab Saudi terpikat investasi pembangunan PLT Panas Bumi. 

Sementara, salah satu perusahaan dari Arab Saudi berencana melakukan investasi di pengembangan budi daya beras dan jagung organic.

“Pemerintah Provinsi Gorontalo diberikan kesempatan selama 7 hari untuk melengkapi data-data yang ada, untuk melihat secara rill kapasitas produksi yang dimiliki petani dan pengusaha Gorontalo. Semoga kita bisa memenuhi permintaan mereka, dan secara berkesinambungan bisa terus menjaga kepercayaan mereka untuk membuka akses pasar yang lebih luas,” kata Winarni.

Terkait perijinan dikatakan Winarni, Pemprov Gorontalo sudah memberikan garansi untuk mempermudah proses perijinan investasi di Gorontalo. 

“Gubernur Gorontalo sudah menyampaikan itu di saat pembukaan IMEU, dan bahkan jauh-jauh sebelumnya sudah dikatakan bahwa untuk perijinan investasi di Gorontalo akan dipermudah,” pungkas Winarni. (dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tiongkok Minati Bisnis Galangan Kapal Jatim


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler