Guru Besar Unesa: Nanogold Bantu Pemulihan Pasien COVID-19

Jumat, 02 Oktober 2020 – 23:20 WIB
Peneliti Unesa Prof Dr Titik Taufikurohmah berhasil mengembangkan penelitian Nanogold untuk pemulihan pasien COVID-19. foto tangkapan layar zoom

jpnn.com, JAKARTA - Guru Besar Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof Dr Titik Taufikurohmah berhasil mengembangkan penelitian Nanogold untuk pemulihan pasien COVID-19. Dari hasil penelitiannya, Nanogold bisa meningkatkan imunitas pasien COVID-19 sehingga proses pemulihan lebih cepat.

"Nanogold bukan obat tetapi membantu meningkatkan imunitas. Kalau imun meningkat, otomatis pasien bisa cepat pulih dari virus,' kata Titik dalam taklimat media daring Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat (2/10).

BACA JUGA: Dipandu dr Reisa, Tenaga Medis Berkisah tentang Cara Pasien Covid-19 Cepat Sembuh

Dijelaskannya, sebelum diujicobakan pada pasien COVID-19, Nanogold ini sudah terbukti mampu menyembuhkan penderita lepra. Efektivitas kenaikan imunitas para penyandang lepra ditandai dengan tak mudahnya penderita sakit pilek, batuk, flu, panas dan sakit-sakit ringan lainnya. Peningkatan imun juga ditandai dengan cepatnya kesembuhan pasien lepra bila terserang beberapa penyakit.

"Atas dasar pengalaman empiric itulah, pada masa pandemi COVID-19, penelitian Nanogold yang saya lakukan sejak 2017 dikembangkan untuk membantu meringankan penderita COVID-19 melalui peningkatan imun tubuh," terangnya.

BACA JUGA: Tarif Maksimal Tes PCR COVID-19 Secara Mandiri Dipatok Rp 900 Ribu, Kalau Lebih?

Sebelumnya penelitian ini juga telah dikembangkan oleh Pusat Inkubasi Unesa dalam beberapa produk kosmetik dan herbal kesehatan.

Prof Titik mengaku mengalihkan topik penelitian karena mengikuti imbauan pemerintah untuk membantu menanggulangi wabah COVID-19. Sebenarnya, kata Titik, pengembangan penelitian ini karena sifat Nanogold yang memiliki aktivitas antioksidan dalam meredam radikal bebas sepuluh kali vitamin E, sehingga mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

BACA JUGA: Hindari Penyebaran COVID-19, Musala Ini Ketat Terapkan Protokol Kesehatan

 “Kombinasi Nanogold dan Nanosilver yang merupakan antimikroba dan antivirus dalam air kemasan pada penelitian ini mampu menghentikan replika virus corona termasuk COVID-19,” terangnya 

Dia menyebutkan, tim dari Unesa sudah melakukan uji coba melalui pemberian air kesehatan yang mengandung nanogold-nanosilver secara gratis di Surabaya, Sidaorjo, dan Probolinggo serta beberapa penderita COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri maupun dirawat di rumah sakit. Hasilnya cukup signifikan dalam membantu meningkatkan imun tubuh.

Titi juga memberikan tambahan kapsul kelor pada pasien COVID-19. Kapsul kelor ini sifatnya alami ibaratnya orang makan sayur dan kuahnya dari nanogold-nanosilver.

“Kapsul kelor dengan inovasi nanogold-nanosilver pada uji coba skala terbatas telah menyembuhkan tidak kurang dari 50 pasien COVID-19 di Surabaya dan sekitarnya. Ini menjadi harapan baru penanganan COVID-19. Selain air kesehatan yang sudah masuk ke penelitian pengembangan, bersama produk handsanitizer dan handsoap,” jelas Titik.

Atas temuan Prof Titik ini, Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam meminta agar berkolaborasi dengan Universitas Airlangga dan fakultas kedokteran lainnya. Inovasi ini dinilai cukup sehingga layak dihilirisasi.

"Kami mendukung inovasi ini dan akan membantu untuk mendapatkan izin dari Badan POM," tandas Nizam. (esy/jpnn)

 

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler