Guru di Daerah Terpencil Tetap Harus Diverifikasi

Jumat, 11 Februari 2011 – 17:56 WIB
JAKARTA - Meski mengabdi di daerah terpencil dan wilayah perbatasan, guru honorer tidak bisa langsung mulus menjadi CPNSIni berbeda halnya dengan dokter, yang tanpa bebas hambatan bisa segera menjadi PNS.

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan & RB) EE Mangindaan mengatakan, adanya perbedaan perlakuan antara dokter dan guru - yang mengabdi di daerah terpencil dan perbatasan - itu, dikarenakan oleh beberapa alasan

BACA JUGA: Kemendagri Nilai Gugatan Bupati Bonbol Biasa-biasa Saja

Di antaranya yakni jumlah guru yang cukup banyak
Kalaupun ada daerah yang kekurangan, menurut Mangindaan, itu karena penyebarannya tidak merata

BACA JUGA: KPK Didesak Berani Tangkap Salah Satu Dosen SBY

Selain itu, telah ada kebijakan pemberian kekhususan tentang kesejahteraan, pemberian fasilitas tugas belajar, dan kenaikan pangkat bagi guru.

"Data dari Kemendiknas, jumlah guru saat ini telah mencukupi
Apalagi, banyak pemberian fasilitas untuk guru

BACA JUGA: Mahfud Minta Hakim Awasi Anak Istri

Jadi, sudah cukup perlakuan khusus pada guru," ungkap Mangindaan kepada JPNN, Jumat (11/2).

Lantas, mengapa sampai dokter diberikan kekhususan sejak 2005? Menurut Mangindaan, itu karena melihat keterbatasan lulusan dokter, sementara sebaliknya banyak daerah terpencil justru membutuhkan tenaga merekaJika perekrutan (dilakukan) melalui pelamar umum, di beberapa kabupaten/kota khususnya daerah terpencil, pelamarnya (dokter) justru tidak ada.

"Dokter tidak melalui tes, verifikasi maupun validasi, karena pemerintah ingin memberikan kemudahan dan motivasi kepada dokter untuk menjadi PNS di daerah terpencil," tandasnya(esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pro Tembakau Minta DPR Menahan Diri


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler