Gus Ipul Pastikan Kebutuhan Pokok di Jatim Masih Stabil

Rabu, 31 Mei 2017 – 00:21 WIB
Stok Beras Dinilai Masih Aman Ilustrasi by: Anggi Praditha/Kaltim Post

jpnn.com, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf menegaskan kebutuhan bahan pokok aman di awal bulan Ramadan ini.

Sejauh ini belum ada gejolak kenaikan harga yang membawa dampak kelangkaan barang di pasaran.

BACA JUGA: Ada Surat 21 Kiai, Diprediksi Suara NU Tetap Terbelah di Pilgub Jatim

Orang nomor dua di jajaran pemerintahan Jatim itu menunjukkan beberapa komoditas relatif masih aman.

Seperti beras misalnya, saat ini masih surplus 732.956 ton, gula pasir juga mengalami surplus hingga 150.773,5 ton, dan daging sapi surplus 260 ribu ton.

BACA JUGA: Kue Ampunan Gus Ipul Sambut Ramadan

“Di atas kertas, semua pasokan kebutuhan relatif aman. Jadi tidak ada alasan untuk menaikkan harga menjulang tinggi pada bulan Ramadan ini hingga Lebaran nanti, karena pasokan semua komiditas masih mencukupi,” terang Gus Ipul seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group).

Selain memberi data beras dan gula, Pemprov Jatim juga memastikan komoditas lainnya seperti daging sapi, telur ayam, daging ayam, minyak goreng dan terigu juga aman di Jatim.

BACA JUGA: Pilgub Jatim, Gus Ipul Direkomedasikan Kiai, PKB tak Ragu Mengusung

Bahkan telur berkelebihan di Jatim dan ada stok hingga empat bulan ke depan, dan stok daging ayam aman hingga lima bulan.

Meski demikian, wagub kelahiran Pasuruan itu tidak memungkiri masdih ada komiditi yang harus diimpor, bawang putih dan kedelai.

Kedua komoditas ini harus diimpor guna memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Gus Ipul meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menindak tegas apabila ditemui penimbunan maupun praktik-praktik kotor permainan harga.

Dirinya meminta polisi melalui Satgas Pangan dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melakukan pengawasan serta pengamatan dan penindakan jika dibutuhkan.

“Kami sudah memjinta kepada tim Satgas Pangan untuk menindak jika ditemukan praktik kotor permainan harga dan penimbunan barang. Ini sudah tidak sehat dan menyengsarakan masyarakat,” pungkas mantan Menteri Negara Pembanguan Daerah Tertinggal itu. (bae/rif)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tolak Komentar soal Pilgub Jatim, Gus Ipul-Anas Ajak Pesantren Jaga Kesatuan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler