Gus Jazil Meyakini Pidato Pak Jokowi akan Bikin Rakyat Tenang

Senin, 10 Agustus 2020 – 18:50 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. Jazilul Fawaid. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan perekonomian Indonesia maupun dunia saat ini tengah mengalami penurunan karena dampak pandemi Covid-19.

Namun, Jazilul menegaskan selalu ada harapan di tengah kesulitan yang melanda seperti sekarang ini.

BACA JUGA: Keadaan Makin Sulit, MPR RI Ingin Presiden Jokowi Lebih Gereget

"Masihkah ada harapan di tengah kesulitan yang seperti ini? Harapan selalu ada. Bukan hanya agama, negara juga melarang orang berputus asa," kata Jazilul dalam Diskusi Empat Pilar MPR "Sidang Tahunan MPR, Optimisme dan Harapan di Tengah Pandemi" di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/8).

Gus Jazil, panggilan akrabnya menjelaskan, baru saja pemerintahan periode kedua Presiden Joko Widodo alias Jokowi berjalan empat bulan, negeri ini sudah dilanda pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Presiden Jokowi dan Kepala Daerah Belum Punya Jurus Jitu untuk Cegah Covid-19

Presiden Jokowi lantas mengeluarkan berbagai kebijakan mengatasi situasi darurat karena pandemi Covid-19 tersebut.

"Menghadapi virus ini seperti menghadapi perang sebenarnya," kata dia.

BACA JUGA: Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal Dari UMKM

Gus Jazil mengatakan kalau darurat perang jelas bisa diukur kapan selesainya, siapa yang menang dan kalah.

"Kalau pandemi ini, saya tidak tahu mengatakan menang itu seperti apa, dan kapan selesai itu seperti apa," katanya.

Gus Jazil meyakini pemerintah saat ini tengah menjaga supaya penurunan ekonomi tidak drastis. Meskipun penurunan tidak bisa dihindari.

"Karena seluruh negara juga mengalami penurunan," ujar dia.

Menurutnya, yang terpenting ialah pemerintah mengambil kebijakan yang membuat daya beli masyarakat terjaga.

Karena itu, dia setuju Presiden Jokowi yang menyampaikan menteri harus bekerja dengan menampakkan aura krisis.

Artinya, kata dia, harus menjadi panglima perang dalam keadaan krisis.

 "Jadi, tidak boleh kelihatan tidak bekerja, tidak boleh penyerapan itu turun, tidak boleh anggaran yang sudah diberikan tidak bisa dialokasikan, harus diserap langsung," katanya.

Gus Jazil meyakini pula, dalam Sidang Tahunan MPR 14 Agustus 2020 nanti, Presiden Jokowi akan menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk menghadapi situasi yang buruk ini dengan semangat kebersamaan.

"Saya yakin kalau di pidato besok (sidang tahunan), Pak Jokowi menyampaikan situasi yang membuat rakyat ini tenang," kata dia.

"Selama pandemi ini tidak boleh ada masyarakat yang lapar. Kalau menurut saya, itu yang paling utama. Kalau itu terjadi maka berat, akan terjadi sesuatu di masyarakat," tambahnya. (boy/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler