Gus Muhaimin Bertemu Kardinal Suharyo, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Senin, 29 November 2021 – 18:00 WIB
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar memberikan cendera mata saat bertemu Ketua KWI Kardinal Ignatius Suharyo di kantor KWI , Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021). Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyambangi kantor Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang berada di Jalan Cikini II, Jakarta Pusat, Senin (29/11/2021).

Kedatangan Gus Muhaimin disambut langsung oleh Ketua KWI sekaligus Uskup Agung Keuskupan Agung Jakarta, Mgr Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo.

BACA JUGA: Gus Muhaimin Bertemu Ketua KWI Ignatius Kardinal Suharyo, Nih Agendanya

“Saya bersyukur dan berterima kasih kepada bapak Kardinal yang telah memberikan waktu kepada kami untuk bisa bersilaturahmi dan menyampaikan berbagai hal. Sudah lama sebetulnya kami ingin bersilaturahmi tetapi karena pandemi tertunda-tunda,” kata Gus Muhaimin usai bertemu Kadirnal Suharyo.

Dalam pertemuan itu, Gus Muhaimin yang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyampaikan tiga agenda.

BACA JUGA: Perintah Jenderal Dudung, Prajurit TNI Harus Melindungi Masyarakat Papua dari Intimidasi KKB 

Pertama, Gus Muhamin mengundang Kardinal Suharyo beserta jajaran KWI lainnya untuk menghadiri undangan Refleksi Natal dan Tahun Baru yang akan digelar PKB pada 21 Desember mendatang.

“Tujuan kami pertama mengundang Bapak Kardinal dan bapak-bapak dari KWI untuk bisa membantu menyukseskan acara Refleksi Natal. Setidaknya jika bapak Kardinal bisa hadir sangat membahagiakan,” tutur Gus Muhaimin.

BACA JUGA: Perihal Varian Baru Covid-19 Omicron, Gus Muhaimin: Jangan Anggap Enteng

Menurut Gus Muhaimin, pihaknya bakal mengundang berbagai tokoh bangsa untuk turut menghadiri refleksi Natal dan Tahun Baru tersebut.

Dia berharap refleksi tersebut menjadi media untuk mempererat tali persatuan dan kesatuan bangsa dari berbagai latar agama, suku maupun budaya.

“Sudah lama kami ingin mengundang para tokoh-tokoh agama untuk bersama-sama refleksi hubungan antaragama, antarkeyakinan, dan penguatan semangat kebangsaan. Ujian demi ujian yang telah menimpa kita sebagai suatu bangsa semakin mematangkan kita sebagai kekuatan yang saya yakin dan optimis persatuan dan kesatuan kita semakin natural, fungsional, mengakar dan tidak mudah tergoyahkan,” ujar Gus Muhaimin.

Kedua, Gus Muhaimin hadir di KWI untuk mendiskusikan beragam isu kebangsaan. Salah satunya terkait kekerasan di Papua.

Gus Muhaimin secara khusus meminta sumbang saran dari Kardinal Suharyo untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi kedamaian dan keteduhan Papua.

“Banyak sekali yang datang ke kami juga, kami juga sudah ke sana (Papua), peran KWI sangat penting untuk memajukan Papua sekaligus membawa Papua yang damai dan sejahtera,” tutur Gus Muhaimin.

Ketiga, Gus Muhaimin juga menyampaikan salam hangat dan keinginannya bertemu secara langsung dengan Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus di Vatikan.

“Sebetulnya saya dan Pak Daniel (Daniel Johan) sudah beberapa kali ke sana, tetapi masih di luaran. Kita ingin bisa bertemu secara langsung. Tentu ini bagian dari harapan kami ingin menjadi bagian dari langkah-langkah mewujudkan kedamaian dan ketenteraman, khususnya di Indonesia,” ujar Gus Muhaimin.

Sementara itu, Kardinal Suharyo menyambut baik kedatangan Gus Muhaimin bersama rombongan.

Dia juga mengapresiasi inisiatif Gus Muhaimin terkait Refleksi Natal dan Tahun Baru.

Menurut Kardinal Suharyo, inisiatif tersebut adalah wujud dari toleransi dan upaya menimba kebijakan, pesan, khidmat dari berbagai macam agama di Indonesia.

“Saya kira PKB tidak hanya akan menyambut Natal dengan refleksi, tetapi juga agama-agama lain pasti juga akan mendapat kesempatannya,” ujar Kardinal Suharyo.

Menanggapi persoalan di Papua, Kardinal Suharyo menyatakan membangun dan merawat semangat cinta þanah air adalah tanggung jawab seluruh warga bangsa.

“Sikap gereja Katolik yang resmi terhadap masalah Papua itu sangat jelas, yaitu mendukung sikap pemerintah, apapun itu, karena dijamin undang-undang internasional,” tutur Kardinal Suharyo.

Dalam kesempatan itu, Gus Muhaimin hadir didampingi anggota DPR RI Fraksi PKB Daniel Johan, jajaran DPP PKB antara lain Yucundianus Lepa, Ketua Panitia Refleksi Natal dan Tahun Baru Ardy Susanto serta Sekjen Garda Bangsa Muhammad Rodli Kaelani.(fri/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler