Habibie Tanya, Kenapa Soeharto Tak Adil pada Bung Karno? Ini Jawabnya

Selasa, 22 Agustus 2017 – 21:36 WIB
Presiden RI Ketiga BJ Habibie. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ada kisah menarik dari Prof Dr Ing BJ Habibie saat dipanggil pulang Presiden kedua Soeharto ke tanah air.

Presiden ketiga ini ternyata tidak mau diajak kembali sebelum Soeharto mau menjawab dua pertanyaan yang mengganjal di dirinya.

BACA JUGA: Habibie: Kalau Soeharto Tak Bertemu Marcos Mungkin Saya Tak di Indonesia

"Pertanyaan saya yang pertama, kenapa Bung Karno diperlakukan tidak adil oleh Soeharto. Kedua, saya tanyakan kenapa Tim Tim (Timor Timur) bisa masuk ke Indonesia karena sesuai UU Indonesia bukan negara penjajah," kata Habibie saat dialog di Gedung MPR RI, Selasa (22/8).

Pertanyaan pertama menurut Habibie, dijawab Soeharto bahwa setiap orang punya jalan sendiri-sendiri untuk mendapatkan kebenaran.

BACA JUGA: Habibie Ungkap Fakta Sebenarnya Mengapa Dulu IPTN Dihabisi

Namun, Bung Karno sudah melenceng dari jalan yang harusnya dilalui.

"Kata Presiden Soeharto, kalau dia tidak mengambil langkah itu, akan terjadi sesuatu yang mengerikan dengan bangsa ini," ujar Habibie.

BACA JUGA: Di Rumah Bung Karno Semasa Kecil, Mereka Gelar Upacara dengan Tutup Mata

Untuk pertanyaan kedua, lanjutnya, Soeharto menjelaskan, terpaksa harus melaksakan keputusan MPR RI yang memerintahkan untuk mengambilalih Tim Tim. Selain itu warga Tim Tim juga yang meminta bergabung dengan NKRI.

"Usai mendapat penjelasan itu, saya baru tanya kenapa saya diminta pulang. Presiden Soeharto bilang, saya disuruh buat industri strategis di Indonesia tapi saya bilang nggak mau bikin alutsista. Saya penginnya bangun industri pesawat komersil. Usulan saya disetujui dan 50 tahun lalu industri dirgantara kita maju pesat," bebernya. (esy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mengenakan Busana Melayu, Anne Avantie: SBY Sosok Kharismatik   


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler