Hadiri Diskusi di GMKI, Puluhan Tokoh Dukung Sabam Sirait Jadi Pahlawan Nasional

Senin, 28 Maret 2022 – 21:14 WIB
Sejumlah tokoh yang hadir dalam diskusi di GMKI di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (28/3) mendukung pengusulkan Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional. Foto: Dok. GMKI

jpnn.com, JAKARTA - Sejumlah tokoh mendukung pengusulan Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional.

Hal itu mengemuka dalam diskusi yang digelar GMKI bertema ‘Sabam Sirait, Dalam Berjuang Bagi Demokrasi dan HAM di Indonesia” di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (28/3). 

BACA JUGA: Bamsoet Dukung Pengusulan Mendiang Sabam Sirait Sebagai Pahlawan Nasional 

Tampak ratusan orang hadir dalam diskusi ini, di antaranya beberapa anggota DPR RI, tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa dan Maruarar Sirait serta Keluarga Bapak Sabam Sirait.

Ketua Umum GMKI Jefri Edi Irawan Gultom mengatakan sosok Sabam Sirait sebagai tokoh bangsa pantas menyandang gelar pahlawan nasional. 

BACA JUGA: Sabam Sirait Selalu Berjuang untuk Kebebasan Pers

"Kami harus bangga bangsa Indonesia memiliki sosok seperti Sabam Sirait dengan sosok yang telah berjuang untuk demokrasi dan HAM di Indonesia. Kami mendukung menjadi pahlawan nasional,” tegas Jefri Gultom. 

Pengusulan Sabam Sirait sebagai pahlawan nasional juga dibentuk panitia yang diketuai oleh Dr. RE. Nainggolan.

BACA JUGA: Adian Napitupulu: Sabam Sirait Sahabat Semua Orang

“Saya sebagai ketua panitia pengusulan Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut membantu memberi dukungan,” ujar RE  Nainggolan. 

Rasa ucapan terima kasih juga disampaikan oleh keluarga Sabam Sirait yang diwakili oleh dr. Sondang Sidabutar

“Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih untuk GMKI dan kita semua yang telah mendukung bapak kami Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional,”  ujar Ny. Sabam Sirait dr. Sondang.

Suara dukungan juga disampaikan oleh Bambang Soesatyo selaku Ketua MPR RI.

“Sabam Sirait merupakan pemimpin yang egaliter, yang bersahabat sama siapapun, tetapi beliau bukan politisi yang memiliki suara yang keras, tetapi meskipun tidak dengan suara yang lantang, tetapi beliau tetap fokus dan idealis dengan perjuangkan ide-idenya. Kami mendukung beliau menjadi pahlawan nasional,” ucap Bambang dalam sambutannya.

Ketua DPD RI menyampaikan Sabam Sirait merupakan tokoh bangsa yang banyak berkontribusi untuk demokrasi kita.

“Beliau pejuang demokrasi dan HAM RI dan pantas menjadi pahlawan nasional,” kata Lanyalla Mahmud dalam sambutannya diwakili oleh Prof. Sylviana Murni.

Tidak hanya Ketua MPR dan Ketua DPD RI, Menko Politik, Hukum dan HAM RI juga menyampaikan hal yang senada.

"Kami sangat mendukung dan beliau Sabam Sirait sangat layak menjadi pahlawan nasional. Tidak perlu kita ragukan lagi soal rekam jejak beliau sebagai tokoh bangsa," imbuh Mahfud MD.

Pada saat diskusi panel ada beberapa pemateri yang hadir di antaranya Akbar Tanjung, Khofifah Indar Parawansa,  Barita Simanjuntak, Theo L Sambuaga dan Dr. Paulus Januar.

Dalam diskusi itu mengemuka bahwa Sabam Sirait dinilai sebagai tokoh yang berani dan banyak terobosannya untuk demokrasi dan HAM di Indonesia.

Akbar Tanjung mengaku Sabam Sirait dalam aspek tahun organisasi merupakan senior dan sering berdiskusi soal bangsa dan negara.

“Beliau adalah orang yang berani, orang yang memiliki kiprah di nasional dan internasional. Saya sangat mendukung beliau menjadi pahlawan nasional, Sabam Sirait juga sepemikiran soal pendirian kelompok Cipayung," ujar Akbar Tanjung dalam forum diskusi.

Gubernur Jawa Timur Khofifah juga menyampaikan Sabam Sirait merupakan tokoh yang memiliki karakter yang kuat dan selalu setia dengan perjuangannya. “Semoga beliau bisa menjadi pahlawan nasional,” ujar Khofufah.

Mantan Ketua Presidium PP PMKRI Dr. Paulus Januar menilai Sabam Sirait juga orang yang penuh dengan humor dan egaliter.

Menuru Paulus Yanuar, Sabam Sirait ketika berpolitik selalu mengatakan harus melibatkan semua pihak dan hal itu terlihat setiap dia bersikap dan bertindak selaku politisi.

"Beliau orang yang cerdas,  selalu memberikan pemikiran untuk perubahan bagi bangsa dan negara,” tegas Dr. Paulus Januar.

Theo Sambuaga juga menilai Sabam Sirait sebagai tokoh yang cukup dekat dengan pemuda dan mahasiswa.

Theo mengaku mengenal Sabam Sirait sejak mahasiswa, karena beliau sangat dekat dengan para aktivis, pemuda dan mahasiswa.

“Kami, mahasiswa Universitas Indonesia pada saat itu sangat merasakannya dan kami juga bertemu dengan beliau pada saat di DPR dan menteri, dan beliau pantas untuk mendapatkan sebagai pahlawan nasional, beliau juga sangat mendukung kemerdekaan setiap bangsa," pungkas Theo Sambuaga

Sementara itu, Barita Simanjuntak menilai Sabam Sirait sebagai negarawan dan selalu eksis dalam perjuangan demokrasi dan HAM RI di Indonesia.

“Sejak zaman reformasi kami sangat intens untuk bertemu karena beliau kami nilai sebagai negarawan yang selalu memberikan kontribusi pemikiran kepada kami pada saat itu,” kata Barita.

“Ketika diundang beliau selalu hadir,  dan kami juga mengenal beliau yang sering interupsi dalam forum-forum parlemen. Perjuangan terhadap Palestina dan kondisi kemanusiaan di Papua merupakan gambaran perjuangan Hak Asasi Manusia," tegas Barita.

Pada akhir kegiatan peserta menandatangani petisi dan mengisi kuisioner yang telah disiapkan panitia.

Ketua PP GMKI Jefri Gultom berterima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dan telah menandatangani petisi dan kuisioner guna mendukung Sabam Sirait menjadi pahlawan nasional.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler