Hadirkan Beberapa Fitur Baru, Bank Neo Commerce Alami Peningkatan Laba

Selasa, 25 Oktober 2022 – 21:39 WIB
Ilustrasi Bank Neo Commerce. Foto: antara

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengumumkan peningkatan laba kuartal III 2022 sebesar Rp 10,1 miliar.

Peningkatan laba itu tidak lepas dari inovasi mereka menghadirkan fitur baru dalam layanannya, seperti Neo Emas, tabungan berjangka Neo Wish, dan pinjaman kredit Neo Loan.

BACA JUGA: PT Bank Neo Commerce Bukukan Laba Dalam 3 Bulan Terakhir

Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk, Tjandra Gunawan, mengatakan hadirnya fitur-fitur baru itu mampu mendorong nasabah melakukan berbagai transaksi secara lebih aktif sehingga turut mendongkrak kinerja BNC.

Sepanjang 2022 BNC juga menambah fitur QRIS, Virtual Account (VA), dan Remittance pada aplikasi Neobank.

BACA JUGA: Ikhtiar Bank Neo Commerce (BNC) Beri Kemudahan dalam Mengelola Uang

“Menuju usia yang hampir dua tahun sejak kehadiran aplikasi neobank, dan ditopang dengan kinerja positif yang berkelanjutan, BNC semakin menunjukkan eksistensinya sebagai solusi bagi kebutuhan nasabah," ucap Tjandra Gunawan dalam siaran resmi pada Selasa (25/10).

"Kami berkomitmen untuk selalu memberikan layanan keuangan yang terbaik dengan terus menambah fitur-fitur dan produk-produk inovatif."

BACA JUGA: Pengguna Aplikasi Bertambah, Sontak Pendapatan Bank Neo Commerce Melonjak

Dia menjelaskan dari sisi Fee Based Income di kuartal III 2022, kinerja BNC naik 342,03 persen menjadi Rp 254,14 miliar dibandingkan kuartal III 2021 sebesar Rp 57,49 miliar.

Penyaluran kredit, di posisi kuartal III BNC mencatatkan kenaikan total kredit Rp 8,9 triliun, atau naik dari Rp 3,84 triliun (131,77 persen) year on year (yoy) dengan posisi kuartal III 2021.

Dengan kenaikan total kredit tersebut, pendapatan bunga bersih (NII) BNC secara yoy hingga September 2022 tumbuh sebesar 350,78 persen atau menjadi Rp 1.089 triliun jika dibandingkan dengan September 2021 sebesar Rp 241,8 miliar.

Dengan hasil itu maka BNC membukukan laba Rp 10,1 miliar dengan rugi bersih BNC per September 2022 tergerus menjadi Rp 601,2 miliar.

Rasio beban operasional BNC turut turun sebesar 17 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Saat ini kami di tengah-tengah proses pelaksanaan Right Issue dan tentunya akan rampung di Kuartal IV tahun ini."

"Saya percaya bahwa semua pencapaian kami sejauh ini menjadi bukti nyata bahwa fundamental bisnis dan keuangan BNC semakin kuat dari waktu ke waktu," pungkas Tjandra Gunawan. (rdo/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Layanan Bank Neo Makin Lengkap dengan Hadirnya Rekening Dana Nasabah


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler