Hai, Jangan Main Provokasi!

Rabu, 30 Maret 2016 – 15:28 WIB
KRI Sutanto. Foto ilustrasi dok.Jawa Pos

jpnn.com - JAKARTA – Ketua Komisi I DPR Mahfuz Sidik kembali menegaskan sikapnya mendukung penuh pemerintah Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri yang menyampaikan nota protes kepada China.

Karena itu menurut Mahfuz, provokasi pemerintah China agar Indonesia melepaskan salah satu kapal nelayannya yang kini ditahan tidak akan dipenuhi oleh Indonesia.

BACA JUGA: Tolong, Data Pelanggaran HAM di Papua Meningkat

"Kembali saya tegaskan, DPR mendukung penuh Indonesia yang telah menyampaikan nota protes secara keras terhadap pemerintah China. Karena itu, kami ingatkan China untuk tidak memprovokasi Indonesia," kata Mahfuz, Rabu (30/3).

Lebih lanjut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, terhadap berbagai masalah yang selama ini terjadi antara Indonesia dengan China selalu pihak Indonesia yang jadi inisiator untuk menyelesaikannya.

"Catat ya, kan selama ini selalu Indonesia jadi inisiator ketika muncul masalah antara dua negara tetangga ini. Tapi dalam peristiwa pelanggaran batas wilayah perairan laut Natuna ini, China malah melancarkan provokasi agar kapalnya dilepas," ujar anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat VIII ini.

Sikap China yang seperti ini ujar Mahfuz semakin memperkuat kecurigaan masyarakat bahwa masuknya kapal nelayan China ke perairan Natuna, 19 Maret lalu, bukan sekadar masalah ilegal fishing, melainkan bagian dari upaya sistematis China mencaplok Kepulauan Natuna.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Politikus PAN Minta Presiden Hentikan Tindakan Densus 88

 

 

BACA JUGA: Mantan Anak Buah Muhaimin Divonis Enam Tahun Penjara

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mau Foto Prewed Bernuansa Afrika? Datang Saja ke Sini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler