Hambatan Utama Industri Alas Kaki

Senin, 08 Juli 2019 – 08:47 WIB
Industri sepatu. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, SURABAYA - Ketua Asosiasi Persepatuan Jawa Timur (Jatim) Winyoto Gunawan mengungkapkan, industri padat karya di daerahnya, terutama sektor alas kaki mengalami hambatan pertumbuhan.

Menurut Winyoto, hambatan utama yang dialami industri alas kaki di Jatim adalah tingginya kenaikan UMR yang tidak sesuai dengan pertumbuhan industri tersebut.

BACA JUGA: Industri Manufaktur Kalah dari Vietnam, Pengusaha Minta Kemudahan Regulasi

Menurutnya, di Jatim ada sekitar 50 industri alas kaki dengan jumlah tenaga kerja sekitar 100 ribu.

BACA JUGA: Kontribusi Pajak UMKM Belum Signifikan

BACA JUGA: Pegatron Resmikan Pabrik di KIB Pekan Depan, Industri Batam Bergerak Menuju Era Digital

Sebagian besar industri alas kaki tersebut tersebar di wilayah ring satu Jatim.

Tepatnya di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pasuruan, dan lain sebaginya. Artinya UMR di wilayah tersebut sebesar Rp 3,8 juta.

BACA JUGA: Hasil Industri Bikin Impor Naik Drastis

"Kami berharap pemerintahan dapat membantu industri alas kaki di Jatim ini," ujarnya.

Oleh sebab itu, sambung Winyoto, perlu kebijakan khusus di industri padat karya, khususnya terkait suku bunga pinjaman yang dirasanya masih tinggi dibanding negara lainnya. (sb/cin/nur/jay)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BPS: Nilai Impor Barang Industri Kaltara Melonjak Drastis


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler