Hamdalah, Bocah Korban Penembakan di Lubuklingau sudah Bisa Tertawa

Jumat, 21 April 2017 – 19:26 WIB
Genta, 2, bocah yang menjadi korban penembakan brutal dari oknum polisi di Lubuklinggau, Sumsel. Foto: ANSYORI MALIK/SUMATERA EKSPRES/JPG

jpnn.com, LUBUKLINGGAU - Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto memberi perhatian serius terhadap para korban penembakan di Lubuklingau, Sumatera Selatan.

Kemarin (20/4) Agung langsung menyambangi tiga dari enam korban di RS Bhayangkara Polda Sumsel.

BACA JUGA: Usai Besuk Korban Penembakan di Lubuklingau, Alex Noerdin Bilang Begini

Ketiga korban tersebut adalah Dewi Erlina, 40, Novianti, 30, dan putranya Genta, 2. Mereka masih berada di ruang VIP B, C dan E RS Bhayangkara Sumsel menjalani perawatan.

Dalam kunjungan itu, Irjen Agung mengatakan, khusus untuk Genta balita yang menjadi korban kini sudah bisa berkomunikasi dengan baik. Hal itu berkat trauma healing Polda Sumsel kepada Genta.

BACA JUGA: Hasil Olah TKP: Brigadir K Salah Dalam Ambil Keputusan

Trauma healing ini salah satu tindakan membantu orang lain mengurangi bahkan menghilangkan gangguan psikologis akibat syok atau trauma.

"Genta sudah tertawa-tawa dan minta belikan mobil-mobilan," ujar Agung Budi Maryoto seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (21/4).

BACA JUGA: Kapolda Sumsel Pastikan Brigadir K Pelaku Tunggal

Atas permintaan itu, mantan Kakorlantas ini pun membelikan bocah tersebut dua mobil racing remote control warna merah dan kuning. Mendapat hadiah seperti itu, Genta pun tampak bahagia.

Sementara itu, Novianti, ibu Genta yang juga menjadi korban penembakan brutal tersebut masih terbaring lemah di ruang perawatan, karena luka tembak di bahu kanannya. Namun demikian kini komunikasinya sudah lancar.

"Ibu Novianti mengatakan yang penting cepat pulih. Ini memang jadi fokus kami agar para korban segera pulih. Kita juga berikan spirit," lanjutnya.

Lebih lanjut Kapolda Sumsel ini menyebutkan, untuk korban bernama Indrayani yang semula di RSMH rencananya akan dipindahkan di RS Bhayangkara.

Agung memastikan seluruh korban penembakan brutal Brigadir K akan ditangani serius. "Brigadir K sebagai pelaku tunggal. Kita akan proses sesuai aturan kepolisian," lanjut suami Winny Charita itu. (vis/wly/cj13/fad/iil)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Aktivis Tuntut Pelaku Penembakan di Lubuklingau Dipecat


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler