Hamdalah, Indonesia Sudah Bisa Ekspor Brambang dan Jagung

Sabtu, 10 Februari 2018 – 22:36 WIB
Mentan Amran Sulaiman berswafoto dengan seorang petani. Foto: Elfany Kurniawan/JPNN.com

jpnn.com, BANJARMASIN - Sejumlah terobosan yang dilakukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berbuah manis. Indonesia yang sebelumnya mengimpor bawang merah, kini bisa menjadi pengekspor.

Menurut Amran, hingga sekarang Indonesia sudah mengekspor bawang merah atau brambang ke enam negara sekaligus. Hal itu pula yang dipaparkan Amran saat menyampaikan orasi kebangsaan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (10/2).

BACA JUGA: Padi Terendam Banjir, Mentan: Ada Asuransi Pertanian

“Indonesia dahulu impor bawang merah hingga 72 ribu ton, kini kita telah mampu mengekspor hingga 6.500 ton. Ini tentu keberhasilan yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Enam negara yang kini menjadi tujuan ekspor brambang asal Indonesia adalah Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Timor Leste dan Sri Lanka.

BACA JUGA: Tim Sergap Target Beli 10 Ribu Ton Gabah per Hari di Jatim

Selain itu, Indonesia juga mampu mengekspor jagung. ”Tahun 2014 Indonesia masih impor 3,6 juta ton, dan sekarang nol, bahkan bisa mengekspor,” tambah dia.

Capaian lainnya adalah keberhasilan pemerintah menekan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah perbatasan dan terpencil yang biasanya melambung. Misalnya, harga beras di Papua mencapai Rp 50 ribu per kilogram.

BACA JUGA: Tim Sergab Targetkan Beli 4,4 Juta Ton Gabah Petani

Namun, dengan produksi beras nasional yang cukup tinggi maka kini harganya di Papua bisa ditekan. Bahkan sekili beras di Papua hanya Rp 8.000.

Pada tahun-tahun mendatang, Kementan menargetkan seluruh negara tetangga akan memiliki ketergantungan pangan dengan Indonesia. Dengan demikianseluruh kebutuhan pangan negeri jiran termasuk beras akan dikirim dari Indonesia.

Amran meyakini hal itu bisa terwujud bila semua pihak terkait bekerja keras. “Untuk mendorong dan meningkatkan produksi,” pungkasnya.(mg1/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mentan Amran Sulaiman dan Pak Tani Tua Tertawa Bersama


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler