Hardiknas, Ini yang Sandiaga Lakukan Bersama Anak-Anak Pemulung Bantargebang

Sabtu, 02 Mei 2020 – 21:50 WIB
Sandiaga Uno memberikan bantuan sembako ke warga Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. Foto: ist

jpnn.com, BEKASI - Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 Sandiaga Uno mengunjungi sejumlah anak pemulung di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (2/5).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei 2020.

BACA JUGA: Sandiaga Borong Ratusan Nasi Bungkus, Pemilik Warteg Semringah

Dalam kunjungan ini, Sandiaga berharap anak-anak pemulung tetap mendapatkan pendidikan yang layak, agar mereka memiliki masa depan yang lebih baik dan  mengejar cita-cita yang diinginkan.

Selain itu, Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 juga memberikan bantuan 900 masker dan 300 paket sembako untuk warga Bantargebang yang terdampak wabah Covid-19.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Luhut vs Said Didu, Jutaan Guru PNS dan Honorer Tak Berkualitas?

Tak hanya masker dan sembako, Sandiaga juga memberikan bantuan berupa buku dan alat tulis yang bisa dimanfaatkan anak-anak di sana.

“Ini adalah hasil pemetaan dan pendataan sukarelawan dari Simpul Joman di bawah Relawan Indonesia Bersatu. Kami harus berkontribusi, karena ini adalah hal sangat sukit buat bangsa dan negara,” kata Sandiaga.

BACA JUGA: Aneh, Balita ini Positif Corona tetapi Orang Tua Negatif

Hingga saat ini, Relawan Indonesia Bersatu telah memberikan 15.000 paket sembako dan akan terus diberikan dalam tiga bulan ke depan. Dalam setiap pemberian sembako, sukarelawan juga memberikan masker.

“Saat ini, 1,5 juta dari 10 juta (yang disediakan) masker telah didistribusikan kepada masyarakat,” sambung Sandiaga.

Pemberian bantuan ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Relawan Indonesia Bersatu dalam membantu pemerintah menangani pandemi corona.

Sebelumnya, Relawan Indonesia Bersatu juga melaksanakan rapid test massal pada 22-29 April 2020 di sekitar Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, serta pemberian bantuan untuk buruh yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak dari wabah Covid-19. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler