Harga Apartemen di Surabaya Rp 14,6 Juta/m2

Sabtu, 08 Februari 2014 – 06:58 WIB

jpnn.com - SURABAYA - Harga properti di Surabaya makin menjulang. Tidak hanya landing house tapi, juga hunian vertikal. Merujuk hasil survei perusahaan konsultan properti Colliers International Indonesia (CII) rerata harga apartemen di Kota Pahlawan mencapai Rp14,6 juta per meter persegi pada akhir semester II tahun lalu.

Ini berarti harga untuk satu unit apartemen tipe studio dengan luas 22 meter persegi berkisar Rp 321,2 juta.

BACA JUGA: Cadangan Devisa Terus Bertambah

CII juga menyebut saat ini terdapat 16.380 unit apartemen strata title di ibukota Provinsi Jatim. Dalam kurun waktu 2014-2017, akan ada pasokan baru apartemen sebanyak 21.091 unit.

Penyebarannya 55 persen berada di Surabaya Timur dan 38 persen di Surabaya Barat. Tingkat penyerapan unit yang konstruksinya selesai 2014-2016 berkisar 58 persen.

BACA JUGA: KPK Awasi Pertambangan Minerba di 12 Provinsi

Chief Operating Officer PT Intiland Development Tbk Sinarto Dharmawan mengatakan kebutuhan apartemen di Surabaya masih tinggi.

Ini mengingat keterbatasan dan makin mahalnya harga tanah. "Solusi yang ada adalah hunian vertikal, konsep mixed use dan high rise terpadu," tuturnya.

BACA JUGA: Dahlan Maklum Puluhan Pilot Merpati Mundur

Menurut Sinarto dengan konsep itu bakal memaksimalkan mobilitas para pemilik apartemen. Dimana, lokasi tempat tinggal menjadi satu dengan perkantoran plus, pusat perbelanjaan.

"Kemacetan tinggi membuat orang berpikir ulang untuk beli ditempat tinggal yang jauh," ucapnya.

Para pengembang memanfaarkan bangunan high rise terpadu untuk menggenjot pendapatan. Marketing Director Intiland Grande, Harto Laksono mengatakan proyek mixed-use dan high rise saat ini menjadi tumpuan utama Intiland di Jatim.

"Sekitar 60 persen konsentrasi proyek kami tahun ini untuk proyek mix-use dan high rise, dan jika dihitung, kontribusinya tahun lalu juga lebih dominan, hampir 60 persen juga untuk di Jatim," katanya.

Tahun ini, Intiland mulai menjalankan proyek Praxis, sebuah kawasan bisnis terpadu di pusat bisnis Surabaya, Spazio Tower di kawasan Graha Famili, Surabaya Barat.

"Surabaya memiliki pasar properti yang besar dan potensial, untuk pasar perkantoran modern memang masih perlu edukasi lebih jauh," kata Sinarto. (dio)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perbaikan Jalan Rusak Libatkan Tentara


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler